Sabtu, 22 Desember 2012

ALKITAB: Nama-nama Kitab dan Penjelasan Singkat




Berikut ini akan saya uraikan secara singkat nama-nama Kitab yang ada dalam ALKITAB, baik perjanjian lama maupun perjanjian baru yang saya dapat dari berbagai sumber ;


KITAB-KITAB PERJANJIAN LAMA :
    1. KEJADIAN - Penulis: Musa - Tempat penulisan: Padang Gurun - Ditulis: sekitar tahun 1,450 sM – Gaya penulisan: Catatan berdasarkan sejarah – Ringkasan: Tuhan mencipakan dunia, memberi kita pilihan untuk mengasihi-Nya, dan memulai rencana-Nya untuk memulihkan kita melalui orang pilihan-Nya, Abraham.

    2. 
    KELUARAN - Penulis: Musa - Tempat penulisan: Padang Gurun - Ditulis: sekitar tahun 1,450 sM – Gaya penulisan: Kronologi sejarah – Ringkasan: Di Mesir, keturunan Abraham bertumbuh menjadi bangsa Ibrani/ bangsa Israel dan mereka dipimpin untuk Pulang.

    3. 
    IMAMAT - Penulis: Musa Tempat penulisan: Padang Gurun - Ditulis: sekitar tahun 1,450 sM – Gaya penulisan: Kitab tuntunan atau buku petunjuk – Ringkasan: Tuhan memberi tuntunan bagi bangsa Ibrani/ bangsa Israel untuk berbakti dan menyucikan diri agar bertahan dalam perjalanan mereka.

    4. 
    BILANGAN - Penulis: Musa - Tempat penulisan: Padang Gurun dan Daratan Moab - Ditulis: sekitar tahun 1,450 sM – Gaya penulisan: Perpaduan berbagai kisah dan catatan harian – Ringkasan: Karena kekurangan iman, bangsa Israel menghabiskan 40 tahun berkeliling di padang gurun.

    5. 
    ULANGAN - Penulis: Musa (dan Yosua) - Tempat penulisan: Dataran Moab - Ditulis: sekitar tahun 1,450 sM – Gaya penulisan: Perpaduan kisah dan khotbah – Ringkasan: Musa mengucapkan selamat tinggal, memberikan pelajaran sejarah, dan memberikan beberapa panduang untuk mengasihi dan menyembah Tuhan.

    6. 
    YOSUA - Penulis: Yosua, dengan bantuan beberapa orang lainnya - Tempat penulisan: Kanaan - Ditulis: sekitar tahun 1,370 sM – Gaya penulisan: Sebuah kumpulan kronologi dan kisah nyata (kebanyakan cerita perang) – Ringkasan: Orang Israel kembali mendiami tanah mereka setelah 400 tahun terbuang dengan merebutnya dari setiap bangsa yang menguasai kota.

    7. 
    HAKIM-HAKIM - Penulis: Samuel - Tempat penulisan: Israel - Tahun penulisan: Tidak diketahui – Gaya penulisan: Kumpulan kisah-kisah nyata – Ringkasan: Orang Israel terorganisasi menjadi sebuah bangsa di tanah sendiri dan dipimpin oleh hakim-hakim.

    8. 
    RUT - [color=#400080]Penulis: Samuel - Tempat penulisan: Israel - Ditulis: sekitar tahun 1,350 sM – Gaya penulisan: Kisah nyata tentang keluarga Yahudi – Ringkasan: Kisah sebuah keluarga tentang ketetapan Tuhan.

    9. 
    1 SAMUEL - Penulis: Samuel; Gad; Natan - Tempat penulisan: Israel - Ditulis: sekitar akhir abad ke 10 sM Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: Samuel memimpin Israel mengurapi raja Saul, kemudian mengurapi Raja Daud.

    10. 
    2 SAMUEL - Penulis: Gad; Natan - Tempat penulisan: Israel - Ditulis: sekitar akhir abad ke 10 sM (setelah pemerintahan Raja Daud) – Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: Kuasa raja Daud dan penderitaan keluarganya.

    11. 
    1 RAJA-RAJA - Penulis: Yeremia - Tempat penulisan: Yehuda dan Mesir - Ditulis: Sekitar 560-550 sM – Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: raja Salomo memerintah Israel lalu kerajaan terpecah menjadi kerajaan Utara (Israel) dan Selatan (Yehuda).

    12. 
    2 RAJA-RAJA - Penulis: Yeremia - Tempat penulisan: Yehuda dan Mesir - Ditulis: Sekitar 560-550 sM – Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: Kisah tentang Kerajaan yang terbagi 2: Israel dan Yehuda pada masa Elia dan elisa sebelum dibuang ke negeri asing.

    13. 
    1 TAWARIKH - Penulis: Ezra - Tempat penulisan: Yerusalem (?) - [color=#0000BF] Ditulis: Sekitar 400 sM – Gaya penulisan: Kisah sejarah dan silsilah keturunan – Ringkasan: Kisah sejarah Israel yang dimulai dari pemerintahan Daud sampai pembuangan ke Babel, lebih bersudut pandang rohani daripada politik.

    14. 
    2 TAWARIKH - Penulis: Ezra - Tempat penulisan: Yerusalem (?) - Ditulis: Sekitar 400 sM – Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: Kisah sejarah Israel mulai dari Pemerintahan Salomo dampai pembagian kerajaan yang dilihat dari sudut pandang rohani ketimbang sudut pandang politik.

    15. 
    EZRA - Penulis: Ezra - Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: Sekitar 400 sM – Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: Bani Israel kembali dari pembuangan di Babel dan membangun kembali Bait Allah.

    16. 
    NEHEMIA - Penulis: Nehemia - Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: Sekitar 400 sM – Gaya penulisan: Kisah sejarah – Ringkasan: Lebih banyak lagi orang-orang Ibrani (keturunan Israel) kembali dari Babel dan membangun kembali tembok Yerusalem.

    17. 
    ESTER - Penulis: Mordekhai - Tempat penulisan: Syusyan, Elam - Ditulis: Sekitar 500 sM – Gaya penulisan: Kisah tentang seorang Ratu (Esther)– Ringkasan: Orang Ibrani selamat dalam pembuangan di Persia berkat seorang Yahudi yang memenangkan "kontes kecantikan kerajaan" dan dia menjadi Ratu.

    18. 
    AYUB - Penulis: Ayub - Tempat penulisan: Padang Gurun - Ditulis: mungkin sekitar tahu 2000 sM – Gaya penulisan: Puisi Ibrani kuno – Ringkasan: Kisah Ayub dan pengajaran tentang kejadian buruk tidak mengubah sifat alami Tuhan.

    19. 
    MAZMUR - Penulis: Daud, Asaf, Salono, Musa dan lain-lain - Tempat penulisan: kumpulan dari berbagai tempat - Ditulis: dalam rentang waktu 1400 s/d 500 sM – Gaya penulisan: Puisi dan bait lagu – Ringkasan: Daftar bait lagu penyembahan di Bait Allah dalam Perjanjian Lama.

    20. 
    AMSAL - Penulis: Salomo; Agur; Lemuel - Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: sekitar 950 sM – Gaya penulisan: Kumpulan perkataan hikmat – Ringkasan: Kata-kata penuh hikmat untuk menghadapi kehidupan sehari-hari.

    21. 
    PENGKHOTBAH - Penulis: Salomo - Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: sekitar 900 sM – Gaya penulisan: Literarur kebijaksanaan, yang berarti sebuah pemikiran yang sangat mendalam – sebuah tulisan yang memacu untuk berfikir, terkadang juga disebut puisi – Ringkasan: Aku mempunyai segalanya dan itu tidak ada artinya tanpa Tuhan. Hormat saya, Raja Salomo.

    22. 
    KIDUNG AGUNG - Penulis: Salomo - Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: Sekitar 950 sM – Gaya penulisan: Puisi cinta – Ringkasan: Aku bergairah dalam cinta dan tidak bisa berhenti memikirkan dia. Salomo kekasihmu.

    23. 
    YESAYA - Penulis: Yesaya - Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: Sekitar 700 sM – Gaya penulisan: Kumpulan khotbah dan nubuat – Ringkasan: Perhatikan, Tuhan memiliki rencana besar yang telah berjalan, kita harus terlibat di dalamnya.

    24. 
    YEREMIA - Penulis: Yeremia - Tempat penulisan: Yehuda; Mesir - Ditulis: Sekitar 600 sM – Gaya penulisan: Nubuat atau pesan dari Tuhan – Ringkasan: Nubuat atau pesan dari Tuhan [/color] – Ringkasan: Bersiap-siaplah menghadapi konsekuensi kehidupan yang jauh dari Tuhan. Ketahuilah rencana Tuhan tetap pada tempatnya.

    25. 
    RATAPAN - Yeremia - Tempat penulisan: Dekat Yerusalem - Ditulis: Sekitar 600 sM – Gaya penulisan: Khotbah dan nubuat dalam bentuk nyanyian duka cita – Ringkasan: Yang kita takutkan menjadi nyata. Dosa telah menghancurkan kita. Hatiku hancur.

    26. 
    YEHEZKIEL - Penulis: Yehezkiel - Tempat penulisan: Babilon - Ditulis: Sekitar 550 sM – Gaya penulisan: Khotbah dan nubuat – Ringkasan: Beberapa pengelihatan yang aku lihat dari sudut pandang Tuhan tentang bagaimana menghidupi hidup kita tentang surga.

    27. 
    DANIEL - Penulis: Daniel - Tempat penulisan: Babilon - Ditulis: sekitar 550 sM – Gaya penulisan: Kisah, pengelihatan dan nubuat – Ringkasan : Kisah tentang Daniel, seorang yahudi pada masa pembuangan di Babel dan pengelihatannya tentang masa yang akan datang.

    28. 
    HOSEA - Penulis: Hosea - Tempat penulisan: Samaria - Ditulis: Sekitar 700 sM – Gaya penulisan: Kisah Hosea sebagai gambaran hubungan Allah dan umat, kumpulan nubuat – Ringkasan: Efraim, engkau tidak setia kepada Tuhan, seperti seorang pelacur kepada suaminya, berbaliklah!

    29. 
    YOEL - Penulis: Yoel - Tempat penulisan: Yehuda - Ditulis: Sekitar 800 sM – Gaya penulisan: Koleksi khotbah – Ringkasan: Karena dosamu, segalanya akan memburuk sebelum menjadi baik. Tetapi suatu hari nanti memang akan membaik.

    30. 
    AMOS - Penulis: Amos, nabi Kerajaan Selatan (Yehuda) yang berkhotbah kepada Israel (Kerajaan Utara) - Tempat penulisan: Yehuda - Ditulis: Sekitar 750 sM – Gaya penulisan: Khotbah dan nubuat – Ringkasan: Sesuai standard manusia, kamu kelihatan baik, tetapi menurut standard Tuhan, kamu telah gagal.

    31. 
    OBAJA – Penulis: Obaja Tempat penulisan: Israel Ditulis: Sekitar 850 sM – Gaya penulisan: Sebuah pengumuman tentang penghakiman – Ringkasan: Perhatan orang edom, Engkau telah mengancam orang Israel, dan sekarang engkau akan berhadapan dengan Tuhan sendiri.

    32. 
    YUNUS – Penulis: Yunus Tempat penulisan:... Ditulis: Sekitar 750 sM – Gaya penulisan: Kisah nubuat terhadap Niniwe – Ringkasan: Yunus tidak ingin bernubuat kepada daerah yang penuh kejahatan di Niniwe, dan dia dibuang ke dalam perut ikan 3 hari 3 malam.

    33. 
    MIKHA - Penulis: Mikha - Tempat penulisan: Yehuda - Ditulis: Sekitar 600 sM – Gaya penulisan: Beberapa khotbah berdasarkan pengelihatan dari Tuhan – Ringkasan: Kita adalah orang yang tidak bermoral dalam segala hal dan sedang menuju kehancuran. Hanya Tuhan yang dapat melepaskan kita dari diri sendiri.

    34. 
    NAHUM - Penulis: Nahum - Tempat penulisan: Yehuda - Ditulis: Sekitar 650 sM – Gaya penulisan: sebuah khotbah – Ringkasan: Tidak peduli betapa kuatnya kejahatan, Tuhan akan menyingkirkannya pada waktu yang ditentukan-Nya.

    35. 
    HABAKUK - Penulis: Habakuk - Tempat penulisan: Yehuda - Ditulis: Sekitar 600 sM – Gaya penulisan: Sebuah khotbah dalam bentuk tanya-jawab – Ringkasan: Tuhan, mengapa Engkau tidak menghentikan hal buruk yang terjadi?

    36. 
    ZEFANYA - Zefanya - Tempat penulisan: Yehuda - Ditulis: Sekitar 630 sM – Gaya penulisan: Sebuah epsan langsung dari Tuhan – Ringkasan: Tuhan akan meminta kita bertanggung jawab atas segala perbuatan kita semuanya.

    37. 
    HAGAI - Penulis: Hagai - Tempat penulisan: Yerusalem dibangun kembali - Ditulis: Sekitar 500 sM – Gaya penulisan: Lima khotbah singkat – Ringkasan: Jangan mengabaikan hal paling penting – hubunganmu dengan Tuhan dan Penciptamu!

    38. 
    ZAKHARIA - Penulis: Zakharia - Tempat penulisan: Yerusalem dibangun kembali - Ditulis: Sekitar 500 sM – Gaya penulisan: Dua khotbah – Ringkasan: Selesaikan pembangunan Bait Suci dan perbaiki hubunganmu dengan Tuhan. Mesias segara datang!

    39. 
    MALEAKHI - Penulis: Maleakhi - Tempat penulisan: Yerusalem dibangun kembali - Ditulis: Sekitar 400 sM – Gaya penulisan: Khotbah dalam bentuk tanya jawab – Ringkasan: Menyembah Tuhan bukanlah tentang melakukan sesuatu untuk mendapat sesuatu, lakukanlah dengan segenap hati.

KITAB-KITAB PERJANJIAN BARU :
    1. MATIUS - Penulis: Matius - Tempat penulisan: Palestina - Ditulis: Sekitar tahun 60M – Gaya penulisan: Sebuah narasi silsilah, biografi, kumpulan kisah nyata – Ringkasan: Saudara-saudara Ibrani, Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Tuhan melalui para nabi dan inilah kesaksianku tentang sosok Sang Mesias itu.

    2. 
    MARKUS - Penulis: Yohanes Markus, murid Petrus - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 55-65 M – Gaya penulisan: Sebuah narasi biografi Yesus Sang Mesias – Ringkasan: Hai bangsa Romawi, Yesus adalah seorang raja yang menghamba. Lihat apa yang Dia lakukan!

    3. 
    LUKAS - Penulis: Lukas, teman sepelayanan Rasul Paulus - Tempat penulisan: Kaisarea - Ditulis: Sekitar tahun 60 – 63 M – Gaya penulisan: Sebuah narasi biografi – Ringkasan: Berita yang luar biasa! Yesus adalah Allah tetapi Ia juga manusia sejati. Dia mengerti perjalanan kita!

    4. 
    YOHANES - Penulis: Rasul Yohanes saudara Yakobus - Tempat penulisan: Efesus, atau di dekatnya - Ditulis: Sekitar tahun 80-95 M – Gaya penulisan: Profil biografi – Ringkasan: Sungguh benar, Yesus Kristus adalah Tuhan dan Allah.

    5. 
    KISAH PARA RASUL - Penulis: Lukas (orang yang sama yang menulis Injil Lukas) - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 65 M –Gaya penulisan: Narasi kronologis pelayanan para rasul – Ringkasan: Gereja mulai dibentuk. Pengobanan Yesus membawa kita bersama Allah. Kabarkan berita ini!

    6. 
    ROMA - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Korintus - Ditulis: Sekitar tahun 60 M – Gaya penulisan: Surat penjelasan pengajaran-pengajaran – Ringkasan: Kepada jemaat: satu-satunya cara benar dalam Tuhan adalah melalui iman.

    7. 
    1 KORINTUS - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Efesus - Ditulis: Sekitar tahun 55 M – Gaya penulisan: Surat pengajaran – Ringkasan: Kepada jemaat: Inilah aku. Sekarang, biarkan aku memberi tahu tentang dirimu yang sebenarnya.

    8. 
    2 KORINTUS - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Makedonia - Ditulis: Sekitar tahun 55 M – [color=#BF0000]Gaya penulisan: Surat pribadi kepada jemaat yang digembalakan – Ringkasan: Kepada jemaat: Inilah aku. Sekarang, biarkan aku memberi tahu tentang dirimu yang sebenarnya.

    9. 
    GALATIA - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Korintus atau Siria Antiokhia - Ditulis: Sekitar tahun 50 M – Gaya penulisan: Surat instruksi dan penjelasannya – Ringkasan: Kepada jemaat: Anda tidak bisa meraih kasih Allah dengan hanya taat pada peraturan, yang dibutuhkan adalah iman!

    10. 
    EFESUS - Penulis: Paulus (di dalam penjara) - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 50 M – Gaya penulisan: Surat untuk menguatkan– Ringkasan: Kepada Jemaat: Terimakasih Tuhan yang luar biasa. Kemudian kasihilah sesamamu dengan baik.

    11. 
    FILIPI - Penulis: Paulus (di dalam penjara) - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 60 M – Gaya penulisan: Surat terima kasih/ pengucapan syukur/ sukacita. – Ringkasan: Kepada jemaat: Mengenal engkau membawa sukacita bagiku. Mengenal Tuhan membawa sukacita bagi kita semua.

    12. 
    KOLOSE - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 60 M – [color=#BF0000]Gaya penulisan: Surat koreksi – Ringkasan: Kepada jemaat: iman dalam Kristus sudah cukup. Jangan menambahkan apapun ke dalamnya.

    13. 
    1 TESALONIKA - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Korintus - Ditulis: Sekitar tahun 50 M – Gaya penulisan: Surat instruksi dan penguatan – Ringkasan: Kepada jemaat: Lihatlah ke depan pada kedatangan Kristus.

    14. 
    2 TESALONIKA - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Korintus - Ditulis: Sekitar tahun 50 M – Gaya penulisan: Surat klarifikasi – Ringkasan: Kepada jemaat: Lihatlah ke depan akan kedatangan Kristus, ettapi tetaplah hidup dengan sungguh-sungguh dan bekerja keras.

    15. 
    1 TIMOTIUS - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Makedonia - Ditulis: Sekitar tahun 65 M – Gaya penulisan: Surat pribadi kepada sang murid – Ringkasan: Saudara Timotius terkasih: Kamu sudah melakukan hal yang baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat mengenai kepemimpinan sebuah gereja.

    16. 
    2 TIMOTIUS - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 65 M – Gaya penulisan: Surat pribadi kepada sang murid – Ringkasan: Saudara Timotius yang terkasih: Datanglah segera: Aku tidak tahu berapa lama lagi aku akan disini. Jagalah iman!

    17. 
    TITUS - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Makedonia (?) - Ditulis: Sekitar tahun 65 M – Gaya penulisan: Surat instruksi dan pelatuhan – Ringkasan: Titus terkasih: Berikut ini beberapa petunjuk untuk memimpin jemaatmu.

    18. 
    FILEMON - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 60 M – Gaya penulisan: Surat rekomendasi – Ringkasan: Filemon terkasih: terimalah Onesimus bukans ebagai seorang pelarian, tetapi saudara seiman.

    19. 
    IBRANI - Penulis: Paulus - Tempat penulisan: Roma - Ditulis: Sekitar tahun 70 M – Gaya penulisan: Untuk orang Yahudi di Perjanjian Baru – Ringkasan: Kepada semua orang Kristen Yahudi: Sekarang Kristus telah datang, fokuskan kepadaNya daripada ritual yang menunjuk Anda kepadaNya.

    20. 
    YAKOBUS - Penulis: Yakobus (saudara Yesus) Tempat penulisan: Yerusalem - Ditulis: Sekitar tahun 50 M– Gaya penulisan: Surat Instruksi – Ringkasan: Ya, keselamatan memang karena iman, tetapi iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.

    21. 
    1 PETRUS - Penulis: Petrus - Tempat penulisan: Babilon - Ditulis: Sekitar tahun 60 M – Gaya penulisan: Surat pribadi – Ringkasan: Saat ini adalah saat yang sulit. Biarkan imanmu menolongmu untuk bisa bertahan. Jangan lepaskan hanya karena ada permasalahan.

    22. 
    2 PETRUS - Penulis: Petrus - Tempat penulisan: Babilon (?) - Ditulis: Sekitar tahun 65 M – Gaya penulisan: Surat peringatan – Ringkasan: Saat ini adalah saat yang sulit. Pertahankan iman itu menolongmu untuk bertahan.

    23. 
    1 YOHANES - Penulis: Rasul Yohanes - Tempat penulisan: Efesus, atau di dekatnya - Ditulis: Sekitar tahun 90 M – Gaya penulisan: Surat penguatan dan instruksi – Ringkasan: Abaikan ajaran palsu. Hiduplah benat. Saling mengasihi. Ketahuilah Yesus adalah Tuhan dalam daging.

    24. 
    2 YOHANES - Penulis: Rasul Yohanes - Tempat penulisan: Efesus, atau di dekatnya - Ditulis: Sekitar tahun 90 M – Gaya penulisan: Sebuah surat– Ringkasan: Naikkan dagumu dan bukalah hatimu, tetapi tetaplah berjaga-jaga dalam imanmu.

    25. 
    3 YOHANES - Penulis: Rasul Yohanes - Tempat penulisan: Efesus, atau di dekatnya - Ditulis: Sekitar tahun 90 M – Gaya penulisan: Sebuah surat pribadi – Ringkasan: pertahankan pekerjaan yang baik! Aku akan segera ke sana untuk mengatasi gejolak kekuasaan.

    26. 
    YUDAS - Penulis: Yudas (saudara Yesus) Tempat penulisan: Palestina - Ditulis: Sekitar tahun 90 M – Gaya penulisan: Sebuah surat peringatan – Ringkasan: Berhati-hatilah kepada orang yang menggunakan kasih karunia Tuhan sebagai alasan untuk melakukan hal yang tidak bertanggung jawab.

    27. 
    WAHYU - Penulis: Rasul Yohanes - Tempat penulisan: Patmos - Ditulis: Sekitar tahun 95 M – Gaya penulisan: Pengelihatan profetik – Ringkasan: Inilah halaman terakhir sejarah dunia – kiamat akan segera datang.  

readmore »»  

Jumat, 24 Agustus 2012

Mimpi


Do IT Now !!

Mimpi memiliki sebuah kekuatan yang dahsyat. Namun demikian, kita harus tahu, meski impian itu dahsyat, tapi sebuah impian tidak akan pernah ada artinya, jika tidak diimbangi dengan tindakan. Bermimpi sukses tidak berarti kita sudah sukses. Bermimpi kaya tidak berarti kita sudah kaya. Bermimpi bekerja tidak berarti kita sudah mendapatkan pekerjaan. Bermimpi sehat bahagia tidak berarti kita sudah sehat bahagia.
“Kerja tanpa visi (impian) itu kuli, tapi visi tanpa tindakan adalah pemimpi/pengkhayal”
mimpi
Banyak orang hidup di dalam mimpi, punya angan-angan dan cita-cita yang hebat, membayangkan, membuat perencanaan yang bagus, tetapi no action, akibatnya: tidak memperoleh apapun. Banyak orang bermimpi mendapatkan undian ratusan bahkan miliaran juta rupiah dari undian Bank, tetapi sebagian dari orang tsb bahkan tidak memiliki rekening tabungan di bank tsb.
Seperti itulah mimpi tanpa beraksi.
“Mimpi hanya akan memiliki kekuatan sejauh tindakan kita untuk mewujudkan impian itu.”
Stop Dreaming, Start Action !!
Tuhan memberi kita visi atau impian agar kita mau berjalan ke arah impian itu dan berusaha untuk mencapainya sehingga rancangan-Nya dapat digenapi dalam hidup kita. Jadi……Mari kita mengejar impian kita dan yakinlah bersama Tuhan kita akan sanggup dan Bisa !!
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Bekerja Adalah Melayani


Sikap Dalam Bekerja

hotel Waldorf-Astoria USA
Suatu malam ada seorang pria tua dengan istrinya masuk sebuah lobi hotel kecil di Philadelphia.
hotel Waldorf-Astoria
“Semua hotel besar di kota ini telah terisi, bisakah kau beri kami satu kamar saja?” kata pria tua itu. Pegawai hotel menjawab “Semua kamar telah penuh karena ada 3 event besar yang bersamaan diadakan di kota ini, tapi sepertinya saya tidak dapat membiarkan pasangan yang baik seperti Anda untuk kehujanan di luar sana pada jam satu dini hari seperti ini. Bersediakah anda berdua tidur di kamar saya..?”
Keesokan harinya pada saat membayar tagihan, pria tua itu berkata pada si pegawai hotel “Kamulah orang yang seharusnya jadi bos sebuah hotel terbaik di USA, karena kamu melakukan pekerjaanmu dengan hati yang mau melayani, mungkin suatu hari saya bangun sebuah hotel untukmu”. Pegawai hotel itu hanya tersenyum melupakan kata-kata pria tua itu, karena dia pikir dirinya hanya seorang pegawai biasa.
Kira-kira dua tahun kemudian, dia menerima surat yang berisi tiket ke New York permintaan agar dia menjad tamu pasangan tua tersebut.
Setelah berada di New York, pria tua tersebut mengajak pegawai hotel itu ke sudut jalan antara Fifth Avenue Thirty-Fourth Street, dimana dia tunjuk sebuah bangunan baru yang luar biasa megah dan katakan “Itulah hotel yang saya bangun untuk kamu kelola”.
Pegawai hotel itu adalah George Charles Boldt, yang terima tawaran William Waldorf Astor, si pria tua itu untuk menjadi pimpinan dari hotel Waldorf-Astoria, yg merupakan hotel terbaik di dunia.
Ternyata sikap dalam bekerja sangat menentukan keberhasilan. Bila bekerja hanya untuk mencari uang semata, maka karierhasil yang diperoleh akan biasa saja. Namun jika “BEKERJA DGN HATI” yang mau “MELAYANI” orang lain, dengan motivasi bahwa lewat pekerjaan harus memberi dampak dan “BERKAT”  orang lain, maka akan memperoleh hasil yang luar biasa..!!!
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Mata Juling Yang Disembuhkan


Ada Mukjizat Didalam Iman

By. RW Schambach
Kami mendirikan tenda di Sacramento, California dan bersiap menyelenggarakan kebaktian siang. Seorang wanita membawa anaknya yang juling untuk di doakan. Saya melihatnya menangis di belakang maka saya menghampirinya dan berkata, “Ada masalah apa?”
Kesaksian Kristen
“Oh”, ia berkata,”Saya membawa putri saya yang juling sejak lahir. Saya datang dari San Fransisco untuk mendapatkan kartu doa tetapi anda tidak menyelenggarakan kebaktian di sana. Saya telah melakukan perjalanan ratusan mil. Apa yang harus saya lakukan? Saya tahu jika saya membawanya ke tenda kebaktian, matanya akan sembuh.”
Saya bertanya, “Dimana putri anda?”
Ibu itu terisak-isak, membungkuk ke arah gadis kecil di dekatnya. “Ini dia.” Saya berlutut dan memandang tepat di wajah gadis itu dan melihat 2 buah matanya yang normal.
Saya berkata’” Anda yakin bahwa ini putri anda?”
“Tentu saja saya mengenal putri saya sendiri,” Jawabnya.
Saya berkata, “Menurut anda matanya juling.”
Ibu itu berlutut dan memandang kedua mata putrinya.
Tak seorangpun menumpangkan tangan. Ia tidak membutuhkan selembar kartu doapun. Ia memeluknya erat-erat dan berlari keluar tenda. Tuhan telah menunjukkan mukjizatNya. Kapankah Tuhan melakukannya? Allah melakukannya ketika ibu itu menyatakan imannya. Saya mendengarnya berkata,” Saya tahu bahwa jika saya membawa gadis itu ke dalam tenda…” Saya percaya pada saat itulah bahwa pada saat ia melangkah ke dalam tenda, mata yang juling itu menjadi normal karena TUHAN menghormati imannya.
Diterjemahkan dari buku : MIRACLES
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Proses


Fokus Kepada Hasil

Galatia 6:9 “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.”
ProsesApakah ada rasa sakit dalam mendapatkan bentuk tubuh yang ideal? Ya.
Apakah ada untungnya bagi Anda? Ya.
Apakah ada rasa sakit ketika melakukan hal yang benar dalam pernikahan Anda? Ya.
Apakah ada rasa sakit dalam mendisiplinkan diri Anda untuk bersaat teduh setiap hari? Ya.
Untuk bertahan dalam menjalani rasa sakit sesaat, Anda perlu melihat berkat jangka panjang yang menanti Anda.
“…yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” (Ibrani 12:2b)
Mengapa Yesus rela mati di kayu salib? Karena Dia tahu akan sukacita yang didapat setelahnya, yaitu sukacita saat melihat kita semua diselamatkan.
Ia rela melalui rasa sakit di kayu salib, karena Ia dapat mengabaikan rasa sakit itu demi berkat sukacita yang datang kemudian.
Ketika Anda mengalami masalah, penyakit, atau apapun itu, hadapi dan berdoalah. Bawa pergumulan Anda kepada Tuhan di dalam doa, ingatlah bahwa ini bukan akhir dari segalanya.
Luangkan waktu sejenak dan baca 2 Korintus 1:24-30.
Paulus dipukuli dan dilempari batu, selamat dari kapal karam, melawan perampok, melewati banjir, padang pasir, dan lautan badai, pergi tanpa makanan, air, dan pakaian yang menghangatkan tubuhnya, juga kurang tidur.
Namun, terlepas dari penderitaan yang dialami selama pelayanannya, ia masih bisa berkata, “Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami sering merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.” (2 Korintus 4:16-17)
Segala sesuatu yang Paulus alami bagi Injil, ia sebut “masalah ringan dan sesaat.” Dia tahu semua itu hanya masalah perspektif. Dia meminimalkan rasa sakit dan memaksimalkan keuntungan yang akan diperoleh.
Galatia 6:9 mengatakan bahwa “karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.”
Selalu ada penundaan antara saat menanam benih dan saat memetik buah. Apa yang sering kita inginkan adalah menanam benih dalam doa, dan mengharapkan panen jawaban dengan segera. Tapi bukan begitu prosesnya.
Di musim apapun Anda mengalami pergumulan, baik di musim tanam atau musim tumbuh yang mengharuskan Anda untuk menunggu, ingatlah bahwa panen akan datang jika Anda tidak menyerah. Abaikan rasa sakit yang Anda alami saat ini, untuk berkat kekal yang menanti Anda.
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Melihat Masa Depan


Butuh Pimpinan Tuhan

Melihat masa DepanMazmur 25:9 “Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.”
Alkitab mengatakan ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk menerima bimbingan dari Tuhan, namun hal pertama yang muncul adalah: saya akui, saya butuh panduan! Pada dasarnya, domba cenderung berkeliaran di jalan. Nabi Yesaya mengatakan, “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.” (Yesaya 53:6)
Seringkali kita tidak mau mengikuti Tuhan atau orang lain. Kita ingin melakukan segalanya dengan cara kita sendiri. Kita tidak mau mengakui jika kita membutuhkan sebua arahan atau panduan. Hal lain tentang domba adalah bahwa mereka memiliki penglihatan yang kabur. Mereka tidak bisa melihat sesuatu yang jauh di depan. Itu sebabnya mereka membutuhkan gembala.
Tuhan menciptakan Anda agar Anda tidak dapat melihat masa depan. Sekali lagi saya ulangi Tuhan menciptakan anda agar anda tidak dapat melihat masa depan!  Tidak peduli berapa kali Anda mencoba, Anda tidak akan berhasil melihatnya. Mengapa Allah melakukan ini? Dia melakukannya agar Anda bergantung pada-Nya. Tuhan menghendaki kita umat-Nya hanya berharap pada Dia sepenuh-Nya.
Amsal 14:12 berkata, “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Kita semua pernah membuat keputusan yang pada saat itu terlihat tepat, tetapi kemudian ternyata salah. Beberapa jalan menuntun Anda pada jalan buntu dan pada akhirnya kita keluar dari jalur. Itu sebabnya kita harus mengakui, “Tuhan, aku butuh pimpinan-Mu.”
Mazmur 25:9 “Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.”
Alkitab mengatakan ada beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk menerima bimbingan dari Tuhan, namun hal pertama yang muncul adalah: saya akui, saya butuh panduan, saya butuh pimpinan Tuhan!
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Sabar dalam Proses


Kesabaran Dalam Proses

KesabaranKiriman Kesaksian : Riko Y
Bulan maret 2012 kemarin adalah bulan dimana saya mendapat banyak berkat dan pelajaran baru. Mulai bulan itu juga saya di ajak oleh seorang teman saya untuk pergi memancing. Awalnya saya tidak bisa mancing dan tidak mau, karena saya kebetulan ada waktu luang maka saya bersedia mengikuti dia. Saya dengan pelan-pelan belajar mancing meski tidak sehebat teman saya. Akhirnya beberapa bulan saya tidak kunjung dapat ikan besar seperti orang lain disekitar saya mancing. Hampir tiap hari saya mancing, alhasil yaa tetap saja ikan kecil yang saya dapat.
Akhirnya saya berdoa saat dikolam pemancingan tersebut “Tuhan, semoga hari ini aku dapat ikan besar… Malu Tuhan dari dulu dapat ikan kecil terus”. Akhirnya umpan saya mulai ceburkan ke kolam, dan bisa ditebak hasilnya tetap ikan kecil lagi. Saya kecewa, akhirnya ikan kecil tersebut tidak saya masukkan ke kolam akan tetapi saya siksa di tanah dan tidak saya masukkan ke kolam. Lalu saya berdoa lagi “Kenapa aku tidak seperti mereka Tuhan??? mereka dengan mudahnya mendapatkan ikan besar, lah aku????” Dalam kekecewaan saya ada seorang yang duduk disebelah saya berkata, mas kalau mau dapat ikan besar anda coba ikan kecil yang tadi anda dapat dijadikan umpan. Saya berkata: ga mungkin pak ikan kolam pancing mau dikasik ikan kolam pancing juga (Ikan makan ikan). Beliau bilang lagi, coba deh dilakukan. Akhirnya saya coba lakukan apa yang  disarankan, setelah menunggu sekitar 10 menit saya bener-bener dapat ikan besar yang saya inginkan dari beberapa bulan lalu.
Terkadang kita iri dengan hasil orang lain terkadang kita ingin hasil yang besar dengan cepat tapi Tuhan itu suka kita melalui proses yang Tuhan inginkan dan bukan kita inginkan. Tuhan pake keadaan sekitar kita yang mungkin pernah mengecewakan kita untuk dapat hasil yang luar biasa. Sabar melalui proses itu, karena dibalikk itu semua tersimpan suatu sukacita yang besar. GBU
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Dia Memberi yang Terbaik


Tuhan itu Baik

Kesaksian Ibu Christine

Namaku Christine. Saya adalah seorang guru honorer di 2 buah sekolah Katolik di Bandung. Saya menikah tahun 2007 dan telah dikaruniai 2 orang anak yang sangat lucu. Anak pertama kami lahir tahun 2008 dan anak kedua kami baru saja lahir bulan Juli tahun 2012. Saya ingin membagikan kesaksian tentang bagaimana saya mengalami rencana & cinta Tuhan yang luar biasa besar dalam hidup keluarga kami. Tahun 2011 bisa dikat akan merupakan tahun yang cukup berat bagi kamisekeluarga. Anak pertama kami yang bernama Jack sempat jatuh sakit dan harus diopname 2 kali. Sekitar bulan April tahun 2011 Jack terserang virus penyakit 5 hari, dia muntah-muntah sehingga harus diopname. Seminggu kemudian Jack kembali diopname karena terserang demam berdarah.
Saat itu saya mengalami stres berat karena trombosit Jack sempat turun sampai 12000. Tapi Tuhan begitu baik. Setelah melewati masa kritis akhirnya trombosit Jack pun berangsur-angsur naik. Setelah pulang dari rumah sakit, saya mengalami penurunan berat badan yang cukup signifikan. Banyak orang menyuruh saya periksa ke dokter karena mereka khawatir dengan tubuh saya yang semakin kurus. Akhirnya sekitar bulan September saya mendatangi seorang dokter herbal untuk memeriksakan diri. Dia berkata saya menderita hyperthiroid dan harus minum obat. Selama 2,5 bulan saya minum obat herbal dan sepertinya tidak ada perbaikan. Bulan November haid saya telat, ternyata saya hamil. Saya pun memberanikan diri periksa ke laboratorium untuk mengetahui seberapa parah penyakit hyperthiroid saya.
Ternyata di luar dugaan, penyakit saya sangat parah. Menurut dokter herbal, saya nyaris terkena kanker kelenjar tiroid dan kalau tidak segera diobati maka akan menjadi kanker. Padahal saat itu saya baru saja hamil. Akhirnya saya memeriksakan diri ke dokter kandungan dan setelah berkonsultasi dengan beliau saya pun dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam. Dari dokter tersebut saya diminta meminum obat untuk menekan kelebihan hormon tiroid saya. Menurutnya obat ini tidak berbahaya bagi
janin saya. Dokter tersebut menyuruh saya minum obat dengan teratur dan berdoa agar saya sembuh dan agar janin saya tetap sehat. Saya mencoba berkonsultasi dengan dokter lain dan ternyata jawaban yang diberikan juga tetap sama.
Hal pertama yang membuat saya tercengang adalah dalam keadaan sakit hyperthiroid, saya bisa hamil. Menurut seorang teman harusnya penderita hyperthiroid susah hamil. Saya percaya kehamilan saya ini adalah rencana Tuhan yang luar biasa, walaupun sebelumnya sempat ada keraguan untuk meneruskan kehamilan, tapi di balik semua penyakit yang sedang saya derita, ternyata Tuhan berkarya dengan sangat luar biasa. Mulai bulan pertama kehamilan saya rutin mendoakan novena santa Monica dan novena kerahiman Ilahi untuk keselamatan anak kami. Saat itu saya takut sekali terjadi sesuatu pada anak kedua kami karena selama hamil saya terus menerus minum obat. Tapi saya telah berjanji dalam hati, kalau anak kami lahir selamat, saya akan membuat kesaksian tentang betapa karya Tuhan dalam hidup kami begitu luar biasa. Menjelang hari kelahiran anak kedua kami, saya
diminta tes antibodi. Tes ini cukup mahal karena dikirim ke Singapore.
Kalau hasil tesnya positif, maka anak kami positif terturun penyakit saya. Dan ternyata tepat seperti dugaan dokter, hasilnya positif sehingga anak kami pasti terturun penyakit saya. Saya takut sekali mendengar kabar itu, karena yang ditakutkan sebenarnya adalah penyakit hypothiroid. Hypohiroid pada bayi akan mengakibatkan terhambatnya perkembangan otak, karena hormon tiroid sangat dibutuhkan otak untuk berkembang. Saya pun langsung berkonsultasi dengan dokter anak yang biasa saya pakai untuk Jack dan dengan dokter kandunganku. Setelah mendapat jawaban yang cukup memuaskan dari mereka, saya pun lebih tenang karena ternyata semua pasti dapat ditangani dan ada obatnya. Kabar bahwa penyakit saya ternyata bukan penyakit langka dan sudah ada obatnya membuat saya sedikit tenang.
Satu hal yang menenangkan saya juga saya percaya kejadian anak kami adalah rencana Tuhan, saya percaya Tuhan pasti yang pelihara anak kami. Kami hanya bisa berdoa dan pasrah, karena apa gunanya mengkhawatirkan hal yang tidak dapat kita rubah. Bulan April saya sempat bermimpi. Dalam mimpi itu saya bertemu dengan seorang pastor yang memberitahu saya bahwa saya sedang sakit. Dalam mimpi itu juga beliau menyarankan saya untuk pergi ke salah seorang pendoa yang namanya tertera dalam daftar nama yang beliau berukan pada saya. Dalam daftar itu ada nama Anton. Pak Anton ini adalah seorang yang dipakai Tuhan dengan
sangat luar biasa. Beliau dikaruniai karunia penyembuhan yang sangat besar. Setelah bangun, saya menjadi bingung dengan mimpi saya itu. Sebelumnya saya memang sudah sempat mendengar mengenai pak Anton tapi tidak berniat untuk datang kepadanya. Setelah mimpi tersebut, saya jadi berpikir aoakah Tuhan memang menginginkan saya untuk datang kepada pak Anton sebagai jawaban dari doa saya selama ini atau bagaimana.
Akhirnya sayamemutuskan untuk datang bertemu dengan pak Anton. Kebetulan bulan Mei beliau datang ke Bandung (karena beliau
sebenarnya tinggal di Kupang). Pada saat saya beryemua dengan pak Anton, beliau mengajak saya salaan dan beliau hanya mengatakan saya tidak boleh makan coklat, kopi, telur, kacang. Saya pun dianjurkan minum air kelapa yang banyak dan beliau
berpesan tokong dijaga ya anak ini. Beliau sama sekali tidak menyebut-nyebut mengenai penyakit yang akan diderita anak kami. Akhirnya saya pulang dan mulai menjalankan puasa yang disarankan oleh pak Anton dengan harapan akan sembuh total. Akhirnya tibalah saatnya saya melahirkan. Tanggal 18 Juli 2012 pukul 7.10 pagi anak kedua kami lahir. Kami menamai dia Jean yang artinya God is gracious. Dengan berat 3,3 kg dan panjang 50 cm, dia lahir dengan sehat dan tanpa kekurangan suatu apapun. Anak kami pun langsung ditangani oleh dokter anak dan diperiksa hormon tiroidnya. Keesokan paginya dokter anak pun mendatangi saya dan dia mengabarkan bahwa hormon tiroid anak kami normal.
Sungguh puji Tuhan anak kami sehat dan tidak tertular penyakit saya sama sekali. Tuhan memang sangat luar biasa, ketika Dia mau memberi, Dia akan memberi yang terbaik. Dan ketika Tuhan memberi ujian, Dia pasti akan memberikan jalan bagi mereka yang tetap beriman kepadaNya. Hal yang kita sebagai manusia bisa lakukan hanyalah berdoa, berusaha dan pasrah pada kehendakNya, maka segalanya akan menjadi baik adanya.
Kiriman kesaksian  dari ibu Christine kepada Redaksi Cerita Kristen.
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Pribadi yang Berkualitas


Hubungan Seorang Anak Dan Ayahnya

ayah dan anak“Ayah, ayahnya temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang agar nyamuk itu tdk menggigit anaknya. Apakah Ayah juga akan melakukan hal yang sama?”.
Sang Ayah tertawa “Tidak nak, ayah akan memasangkan kelambu agar nyamuk tidak dapat menggigit siapapun”.
“Oh iya, aku juga membaca tentang seorang Ayah yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. Apakah Ayah akan melakukan hal yang sama?”, si anak kembali bertanya.
Dengan tegas Ayahnya menjawab “Ayah akan bekerja keras agar kita semua dapat makan kenyang.”
Sang anak tersenyum…dan berkata : “Terimakasih..Aku bisa selalu bersandar padamu Ayah..”
Sambil memeluk dan mengusap rambut sang anak, si Ayah berkata “Tidak Nak..!! Tapi ayah akan mengajarimu untuk berdiri kokoh diatas kakimu sendiri, agar kau tidak jatuh tersungkur ketika ayah harus pergi meninggalkanmu ‘suatu saat nanti’
Kiranya jadi berkat dan teladan buat kita semua
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Hanya Bergantung Pada Tuhan


Rahasia Menjadi Kuat dalam Hidup

Tolonglah kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-Mulah kami bersandar
(2Tawarikh 14:11)

menjadi kuatSebuah dongeng kuno dari Indonesia menceritakan tentang seekor kura-kura yang dapat terbang. Ia menggigit sebatang kayu yang dibawa oleh dua ekor angsa. Pada saat kura-kura itu mendengar orang-orang dari darat yang melihatnya berkata, Wah, cemerlang sekali ide angsa-angsa itu! harga dirinya sangat terluka sehingga ia berteriak, Itu ideku! Tentu saja ia jadi kehilangan pegangan. Harga dirinya telah menjadi kehancuran bagi dirinya.
Selama empat puluh satu tahun, Asa menjadi raja yang kuat dan rendah hati. Ia membawa kedamaian dan kemakmuran bagi kerajaan Yehuda. Dan pada tahun-tahun awal pemerintahannya, Asa menaikkan doa demikian, Ya Tuhan, selain daripada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-Mulah kami bersandar (2Tawarikh 14:11).
Namun pada akhir pemerintahannya, ketika pasukan kerajaan Israel bagian utara menyerangnya, Asa mencari pertolongan dari raja Siria dan bukannya dari Allah. Karena kebodohannya, pemerintahannya melemah dan bangsanya mengalami peperangan. Apa yang salah dalam hal ini? Karena bangga dengan keberhasilan masa lalu, Asa telah lupa bahwa seharusnya ia bergantung pada Tuhan, sehingga Tuhan tak lagi menunjukkan diri-Nya kuat demi kepentingan Asa (2Tawarikh 16:9).
Allah masih mencari orang-orang yang mengizinkan Dia untuk menunjukkan kekuatan-Nya dalam hidup mereka. Hidup dengan rendah hati dan bergantung pada Allah merupakan ide yang benar-benar cemerlang!
TAK SEORANG PUN LEBIH KUAT DARIPADA SESEORANG YANG BERGANTUNG PADA ALLAH
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Hormon Kebahagiaan


Dalam kehidupan ini, ……..
anda akan terluka oleh orang lain, kadang-kadang sengaja, kadang-kadang tidak sengaja. Bagaimana menangani sakit hati anda akan menentukan kebahagiaan anda. Bila anda memendam sakit hati dalam hidupmu & terus menyimpannya, ini disebut kebencian. Jika seseorang menyakiti anda tahun yg lalu dan anda masih menyimpannya, itu akan meracuni hidup anda.Untuk kesehatan dan kebahagiaan diri  sendiri, anda harus belajar untuk mengampuni.
KebahagiaanJika seseorang marah, cemas, takut, merasa tertekan, otaknya mengeluarkan NOR-adrenalin, hormon yg sangat beracun. Di antara racun alami, hormon ini menempati urutan kedua setelah bisa ular.
Racun ini membuat sakit, cepat tua & cepat meninggal. Jika seseorang menghadapi segala sesuatu secara positif dan afirmatif, otak akan mngeluarkan hormon BETA-endorfin.
Hormon kebahagiaan ini berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh, menjaga sel otak tetap muda, melawan penuaan, menurunkan agresivitas dalam relasi antar manusia, meningkatkan semangat, daya tahan & kreativitas.
“Tersenyumlah dan Bersikaplah Positif Jika Ingin Hidup Bahagia, Sehat dan Berumur Panjang!!”
Spread the Word - Like and/or share this page, your friends will also love it and thanks for it.
readmore »»  

Berserah bukan Meyerah


Segala sesuatu Tuhan yang punya dan segala sesuatu terjadi hanya dengan seijinNya. Percayakah anda akan hal ini? Banyak orang percaya tetapi mereka tidak atau belum bisa berserserah kepada Tuhan. Berserah bukanlah Menyerah. Yang Tuhan kehendaki adalah Berserah bukan Menyerah. Kalau anda berserah Tuhan berkarya dan anda akan lihat sesuatu yang besar sedang terjadi karena Turut Campur Tangan Tuhan
Saya mengenal seorang wanita yang berdoa dan percaya untuk suaminya bisa datang ke gereja bersamanya. Hal ini berlangsung dari tahun ke tahun, dia sangat bertekad dan bersemangat. Dia melakukan segalanya yang dia bisa. Dia meletakkan ayat firman Tuhan di seluruh rumahnya. Dia akan meninggalkan Alkitabnya terbuka berharap suaminya bisa tertarik untuk membacanya.
Dia selalu mendorong suaminya untuk datang. Terlepas dari semua yang sudah dilakukan wanita ini, suaminya tetap tidak
bergeming.
Setelah satu tahun atau lebih, hal ini mulai membuat wanita ini frustasi. Hal ini mulai membuat dia putus asa.
Dia kehilangan sukacitanya. Dia tidak memiliki antusiasme seperti dulu. Dia berdoa bulan demi bulan dengan penuh putus asa dan kecewa mengatakan, “Joel, saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya lakukan.”
Suatu hari saya mengatakan padanya bahwa hal terbaik yang bisa dia lakukan adalah melepaskan seluruh masalahnya, dan menyerahkannya kepada Tuhan. Saya berkata, “Anda sudah melakukan semua yang dapat Anda lakukan, Anda telah berdoa… Anda sudah percaya. Sekarang letakkan semua di atas mezbah. Ambil sikap ini, ‘Jika dia tidak pernah akan datang ke gereja pun, Tuhan, saya masih akan bahagia. Jika dia tidak pernah berubah, Tuhan, saya masih akan mempercayai Engkau sepenuhnya..’”
Mungkin saat ini Anda memiliki beberapa hal yang perlu Anda serahkan kepada Tuhan. Apakah ada orang-orang yang membuat Anda frustasi karena mereka tidak berubah? Cukup berkata, “Tuhan, saya sudah melakukan semua yang bisa saya lakukan. Saya tidak akan menjalani hidup saya dengan marah lagi, saya tahu hanya Tuhan yang dapat mengubah orang, jadi saya akan kembali ke tempat perdamaian.. Dan Tuhan, jika ini tidak pernah berhasil, saya meletakkannya di atas mezbah. Saya serahkan kepada-Mu..”
Ada kebebasan ketika Anda menyerahkannya. Saya tidak mengatakan untuk melepaskan impian Anda dan menyerah pada janji-janji
Anda. Tidak, lepaskan frustrasi. Lepaskan kekhawatiran dan kembali ke tempat perdamaian mengetahui bahwa Tuhan memegang kendali penuh.
Itulah yang wanita ini lakukan.
Dia menyerahkannya pada Tuhan, dan dia menjadi orang yang berbeda. Saya melihat dia minggu demi minggu dengan senyum lebar di wajahnya. Dia tidak marah atau frustasi lagi. Dia menikmati hidupnya dan mempercayai Allah. Lalu sekitar dua tahun kemudian pada pagi hari Minggu itu, tiba-tiba, suaminya berkata, “Aku ingin pergi ke gereja dengan kamu hari ini.”
Wanita ini hampir pingsan! Ini benar-benar gagasan dari suaminya sendiri.
Dia datang pada hari Minggu itu, dan mereka telah datang bersama-sama sejak saat itu. Itu sudah lebih dari empat tahun yang lalu, dan sekarang mereka berdua hampir tidak pernah melewatkan setiap ibadah gereja.
Teman, ketika Anda melepaskan, hal itu memungkinkan Tuhan untuk bekerja dengan cara yang ajaib dan menakjubkan.
Saya suka apa yang Daud katakan dalam Mazmur 31, “Ke dalam tangan-Mu kuserahkan diriku..” (BIS)
Ini memberitahu bahwa kita tidak harus frustasi untuk membuat sesuatu terjadi. Kita tidak perlu khawatir bahwa mimpi yang Tuhan berikan tidak akan bisa terjadi. Kita dapat tinggal dalam damai mengetahui bahwa masa depan kita berada di dalam genggaman tangan kasihNya.
readmore »»  

Minggu, 17 Juni 2012

7 Teladan Doa dari Yesus

Ketika kita berbicara tentang doa, maka Yesus sendiri adalah contoh terbaik. Tidak ada cara terbaik untuk belajar berdoa selain Tuhan menempatkan diriNya sendiri sebagai contoh dan mengajari kita. Ada 7 hal penting yang ditunjukkan Yesus dalam berdoa:

01. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harus SERIUS
Bagi Yesus, berdoa jauh lebih penting dari udara yang Dia hirup, makanan yang Dia makan dan air yang Dia minum. Sama seperti pentingnya makanan untuk mendukung kehidupan fisik kita maka doa pun sama pentingnya untuk mendukung kehidupan rohani kita. Karena itu sangatlah penting apabila kehidupan berdoa kita dilakukan dengan serius melebihi apapun (1 Tesalonika 3:10)

02. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harus RAHASIA
Berdoa adalah sebuah pertemuan dengan Tuhan. Berdoa bukanlah berbicara dengan seseorang melainkan dengan Bapa Sorgawi. Berdoa diperuntukkan hanya untuk Tuhan saja. Kalau kita melihat bahwa berdoa itu serius maka kita akan menjauh dan menghilangkan semua pengganggu yang bisa mengalihkan perhatian kita dalam berdoa (Matius 14:23)

03. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harus SPESIFIK
Kita bisa lihat dalam Alkitab bahwa Yesus bisa berdoa sepanjang malam. Mengapa? Karena Yesus selalu berdoa dengan spesifik. HubunganNya dengan Bapa di Sorga dan misiNya serta dunia yang terhilang membuat Yesus tidak ingin kehilangan setiap hal itu di dalam doaNya. Setiap hal, setiap langkah, setiap orang dibawaNya dalam tangan Bapa untuk perhatian yang seharusnya. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya Yesus berinvestasi dalam berdoa. (Yohanes 17)

04. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harus MENYERAH
Begitu banyak orang berdoa dengan konsep yang salah. Masih ada doa yang dipanjatkan dengan harapan bahwa harapan dan permintaannya akan terkabul. Namun Yesus ingin menekankan bahwa berdoa harus disertai dengan penyerahan total pada kehendak Bapa di Sorga (Matius 6:9-10).

05. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harusTULUS
Emosi yang kuat adalah bagian dari kehidupan Yesus, karena hubungannya dengan Bapa di Sorga adalah nyata dan kasihNya untuk manusia juga adalah nyata. Apabila kita terinspirasi untuk serupa dengan Yesus, maka kita pun harus menaruh perasaan yang dalam untuk setiap hal dan orangyang kita doakan (Ibrani 5:7).

06. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harus YAKIN
Tuhan kita bukanlah Tuhan yang jauh, tak dapat digapai, tidak peduli ataupun terasing dari jangkauan kita. Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu peduli dan mengetahui semua kebutuhan kita. Dia adalah Tuhan yangdapatdigapai dengan sejauh doa (Ibrani 4:16)

07. Yesus menunjukkan bahwa berdoa itu harus KONSISTEN
Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu rindu untuk member). Kita harus menyadari betapa siapnya Tuhan untuk bagianNya, datang untuk menolong setiap kita. Jika kita mulai berpegang pada kebenaran dari bagianNya Tuhan, maka bagian kita adalah berdoa (Lukas 11:9).

Bagaimanakah kehidupan berdoa anda? Mulailah jalin hubungan yang benar dengan Tuhan melalui doa pribadi anda.

readmore »»