Sabtu, 16 Juni 2012

Surga Atau Neraka

Hanya berselang waktu enam bulan kedua orang tua saya meninggal karena sakit. Suatu malam saya duduk termenung memikirkan kemanakah kedua orang tua saya sekarang setelah tubuh mereka di makamkan? Apakah mereka ke surga atau ke neraka. Keduanya sudah menjadi orang Kristen sejak lahir tapi saya masih memikirkan sengsara yang akan mereka alami kalau mereka ada di neraka.

Tiba-tiba suara yang lembut dari Roh Kudus meneguhkan saya, “Kedua orang tuamu sudah bersama dengan AKU, tidak usah kamu kuatir. Namun bangkit dan pergilah memberitakan firmanKu kepada semua orang agar mereka juga berada dengan AKU dalam kerajaanKU.” Saya tersenyum dan bersyukur. 

Alkitab dengan sangat jelas mengatakan bahwa tepat pada saat seseorang meninggal dunia,  saat itu juga ia akan masuk ke Sorga atau Neraka. Ketika seseorang menghembuskan nafasnya yang terakhir, tidak akan ditunda lagi, ia akan pergi ke salah satu dari kedua tempat itu. Tidak ada tempat di tengah-tengah di antara kedua tempat itu. Tidak ada tempat Purgatori.  Tidak ada reinkarnasi. Tidak seorangpun yang dapat kembali lagi ke dunia dan memperoleh kesempatan hidup kembali. Setelah dia meninggal dunia hanya ada Sorga dan Neraka dan itu untuk selama-lamanya. 

Sorga disediakan untuk orang-orang yang telah diselamatkan, diampuni dosanya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.  Neraka adalah suatu dapur api yang kekal dan penuh dengan penderitaan. Sungguh celaka, jika orang berpikir Neraka itu tidak lebih dari pada suatu lelucon.  
Yesus sendiri mengajarkan realitas tentang Neraka ini."Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka" (Matius 10:28).
Di sini Yesus membuat pernyataan yang keras. Ia sedang menjelaskan kepada kita bahwa kita harus takut akan Allah, karena Ia memiliki kemampuan dan otoritas untuk melempar seseorang ke dalam Neraka.

"Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi."
Jika Anda melihat tetangga Anda terjebak kebakaran, akankah Anda berpikir  tidak harus membangunkannya karena tidak sopan untuk memberitahukan kepadanya tentang bahaya itu? Tidak! Anda akan mendobrak pintu rumahnya dan berseru, "Kebakaran! Kebakaran! Cepat keluar dari rumah!" Anda akan berusaha menyelamatkan dia dari api dengan sekuat tenaga Anda. Demikian pula dengan soal neraka ini. Sadarkan semua orang disekitar anda untuk mereka segera bertobat dan menerima Yesus sebelum terlambat. Jangan berhenti berbicara tentang Yesus dan pertobatan dengan orang tua, suami, istri, anak, cucu, teman, tetangga atau siapapun sampai mereka bertobat dan menjadi milik Yesus. Jangan takut dikucilkan bahkan dianiaya, karena mereka akan berterimakasih kepada anda jika nanti bertemu di surga. Tapi sungguh mereka akan sangat menyesali anda yang tidak bercerita tentang Yesus kepada mereka.

Di neraka seorang akan mengalami kesepian dan sepenuhnya terlupakan. Itu akan menjadi hal terburuk karena tersiksa selamanya. Doa-doa dari bumi tidak akan bisa melepaskan orang dari siksaaan itu. Orang-orang yang belum diselamatkan tidak memahami bahwa ia tidak akan dapat saling berbagi dan menghibur di sana; memang banyak orang akan ada di sana, namun mereka semua akan mengalami kesepian dan kesendirian yang teramat mengerikan. Disana tidak ada pesta, tidak ada konser, tidak ada sukacita. Karena semua orang akan menangis dan berteriak kesakitan.

Sebaliknya setiap orang yang mengaku dosa dan menerima penyucian dari Yesus (1 Yohanes 1:9) maka mereka  akan pergi ke Surga. Allah akan menghapus ingatan tentang orang yang mereka kasihi yang sedang terbakar di Neraka. Mereka akan mengalami sukacita, damai dan kasih sampai selamanya di surga. Tidak ada lagi keinginan berdosa, tidak ada airmata, tidak ada kemarahan, tidak ada nafsu seks yang ada ucapan syukur dan doa senantiasa. 

Tuhan telah membangun rumah untuk Anda di sana. Mari jangan keraskan hatimu terimalah Yesus sebagai Tuhan dan  Juruselamat maka anda akan diselamatkan dari api neraka. Perbuatan baik, amal, puasa, dan ibadah tidak akan membawa anda ke surga. Karena dengan satu dosa sajapun anda  harus ada di neraka. Hanya Yesuslah yang telah mati untuk dosa itu yang sanggup membawa anda ke surga. (Yohanes 14:6). Terimalah Dia!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar