Sabtu, 22 Desember 2012

Siapakah Yesus?




Siapakah Yesus?


Siapakah Yesus dari Nazaret bagi anda? Hidup anda di dunia dan akhirat dipengaruhi oleh jawaban anda terhadap pertanyaan ini.

Menurut pendapat anda, apakah Yesus adalah seorang...
• Pribadi yang paling terkemuka sepanjang waktu?
• Pemimpin terbesar?
• Guru yang agung?
• Orang yang telah melakukan paling banyak kebaikan bagi umat manusia?
• Orang yang paling suci diantara yang pernah hidup? 






Kunjungi setiap bagian dunia saat ini. Berbicaralah kepada orang-orang dari berbagai agama. Tidak peduli seberapa besar komitmen mereka pada agama mereka, jika dia tahu tentang sejarah, mereka akan mengakui bahwa tidak pernah ada seseorang seperti Yesus dari Nazaret. Dia pribadi yang paling unik sepanjang zaman.

Yesus telah mengubah arah sejarah. Penanggalan yang kita pakai menyaksikan pada fakta bahwa Yesus hidup di bumi ini 2000 tahun yang lalu. B.C. (Before Christ) berarti Sebelum Masehi dan sekarang disebut Tahun Masehi yang artinya "tahun Juru Selamat kita", yang dalam penanggalan internasional disebut A.D. (Anno Domini) yang artinya "Tahun Tuhan kita".



KEDATANGAN-NYA TELAH DINUBUATKAN
Ratusan tahun sebelum Yesus lahir, Kitab Suci mencatat perkataan para nabi Israel yang memperkirakan kedatangan-Nya. Kitab Perjanjian Lama, yang ditulis oleh beberapa orang dalam kurun waktu 1500 tahun, berisi lebih dari 300 nubuatan yang memperinci kedatangan-Nya. Semuanya telah digenapi secara detail, termasuk kelahiran-Nya yang ajaib, hidup-Nya yang tanpa dosa, mujizat-mujizat-Nya, kematian-Nya dan kebangkitan-Nya. Kehidupan yang dijalani Yesus, mujizat-mujizat yang dilakukan-Nya, perkataan yang diucapkan-Nya, kematian-Nya di kayu salib, kebangkitan-Nya, kenaikan-Nya ke Sorga - semuanya menunjukkan fakta bahwa Dia bukan manusia biasa, tetapi lebih dari pada manusia. Yesus menyatakan, " Aku dan Bapa adalah satu." (Yohanes 10:30), "Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9), dan "Akulah jalan dan kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku." (Yohanes 14:6)


HIDUP DAN PESAN-NYA MENYEBABKAN PERUBAHAN


Perhatikan hidup dan pengaruh Yesus dari Nasaret, sang Mesias, di sepanjang sejarah dan anda akan melihat bahwa Dia dan pesan-Nya selalu membuat perubahan dalam hidup manusia dan bangsa-bangsa. Dimanapun ajaran dan pengaruh-Nya berada, perkawinan yang suci, hak asasi wanita dan suara rakyat diakui; sekolah-sekolah tinggi dan universitas-universitas telah didirikan; peraturan hukum untuk melindungi anak-anak telah dibuat; dan banyak perubahan-perubahan lainya telah dibuat untuk kebaikan umat manusia.

Kehidupan pribadi-pribadi juga diubahkan secara dramatis. Sebagai contoh, Lew Wallace, seorang jenderal yang terkenal dan seorang jenius di bidang sastra, pernah dikenal sebagai ateis. Selama dua tahun, Mr. Wallace belajar di perpustakaan-perpustakaan terkemuka dari Eropa dan Amerika, mencari informasi guna menghancurkan kekristenan untuk selamanya. Sementara sedang menulis bab kedua dari buku yang akan ditulisnya, tiba-tiba dia menemukan dirinya berlutut dan menangis kepada Yesus, "Tuhanku dan Allahku."

Disebabkan oleh fakta-fakta yang tak dapat disangkal lagi, dia tidak dapat lebih lama menyangkal bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah. Akhirnya Wallace menulis buku Ben Hur, salah satu novel berbahasa Inggris terbesar yang pernah ditulis mengenai masa hidup Mesias sebagai manusia.

Mirip dengan kisah tersebut, C.S. Lewis, dosen Universitas Oxford di Inggris, selama beberapa tahun menjadi seorang agnostik yang menyangkal keilahian sang Kristus. Tetapi dia, cendekiawan yang jujur, akhirnya menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya setelah mempelajari fakta-fakta yang berkelimpahan mengenai keilahian-Nya.




APAKAH IA TUHAN, PEMBOHONG, ATAU ORANG GILA?
Di dalam bukunya yang terkenal Mere Christianity (Tak Sekedar Kekristenan), Lewis membuat pernyataan, "Seorang manusia biasa saja yang mengucapkan sebagian kecil dari apa yang dikatakan oleh Yesus, tidak akan menjadi seorang guru moral yang besar. Bisa jadi dia adalah seorang gila - setaraf dengan seorang yang mengatakan bahwa dia adalah sebuah telor rebus, misalnya - atau jangan-jangan dia adalah setan dari neraka. Anda harus mengambil keputusan sendiri apakah Dia adalah Anak Allah, atau Orang Gila, atau yang lebih buruk dari itu. Anda dapat menganggap Dia adalah orang bodoh atau anda dapat jatuh di bawah kaki-Nya dan memanggil Dia Tuhan dan Allah. Oleh karena itu marilah kita tidak merendahkan Dia dengan memandang-Nya sekedar sebagai seorang guru yang agung."

Siapakah Yesus dari Nasaret bagi anda? Hidup anda di dunia ini dan sepanjang kekekalan tergantung dari jawaban anda terhadap pertanyaan tersebut.

Semua agama didirikan oleh manusia berdasarkan filosofi, peraturan-peraturan dan norma-norma tingkah laku. Kalau kita menghilangkan para pendiri agama tersebut dari disiplin dan praktek ibadahnya, hanya akan terjadi sedikit perubahan. Tapi kalau Yesus dihilangkan dari kekristenan, maka tidak ada sesuatupun yang tersisa dalam kekristenan. Kekristenan yang alkitabiah tidak hanya sekadar falsafah hidup ataupun standar-standar etis atau ketaatan pada ritualitas agama. Kekristenan sejati didasarkan pada hubungan yang vital dan pribadi dengan seorang Juruselamat dan Tuhan yang sudah bangkit dan hidup selama-lamanya.




PEMIMPIN YANG SUDAH BANGKIT
Yesus dari Nazaret disalibkan, dikuburkan dalam sebuah makam pinjaman, dan tiga hari kemudian bangkit dari kematian; Kekristenan adalah hal yang unik pada saat ini. Berbagai pendapat mengenai keabsahan dari kekristenan bergantung pada bukti kebangkitan Yesus orang Nazaret. Berabad-abad lamanya, kebanyakan ahli-ahli pikir yang meneliti bukti dari kebangkitan tersebut menjadi percaya, dan tetap percaya, bahwa Yesus hidup. Setelah menguji bukti-bukti kebangkitan yang diberikan oleh penulis-penulis Injil, Simon Greenleaf, seorang penulis berita resmi pada Sekolah Hukum Harvard, menyimpulkan: "Hal yang mustahil adalah mereka selalu mempertanyakan kebenaran yang mereka alami, bahwa Yesus telah benar-benar bangkit dari kematian, dan mereka tidak mengetahui kenyataan ini seperti mereka mengetahui fakta-fakta lain." John Singleton Copley, yang dikenal sebagai seorang pemikir hukum yang terbesar dalam sejarah Kerajaan Inggris, mengatakan, "Saya benar-benar tahu apa yang dimaksud dengan bukti itu, dan saya katakan pada anda, bahwa bukti-bukti mengenai kebangkitan itu belum pernah dapat dipatahkan."



MENGAPA ANDA PERCAYA
Kebangkitan Kristus adalah pusat iman seorang Kristen. Ada beberapa alasan mengapa mereka yang mempelajari kebangkitan, percaya bahwa itu benar : 

NUBUATAN: Pertama, Yesus sendiri yang menubuatkan kematian dan kebangkitan-Nya, dan hal-hal itu terjadi persis seperti yang telah dikatakan-Nya sebelumnya (Lukas 18:31-33). 

KUBUR YANG KOSONG: Kedua, kebangkitan adalah satu-satunya penjelasan yang masuk akal aatas kuburan-Nya yang kosong. Pembacaan yang cermat pada cerita Alkitab menunjukkan bahwa kuburan dimana mereka membaringkan tubuh Yesus dijaga dengan ketat oleh prajurit-prajurit Roma dan ditutupi oleh batu yang sangat besar. Jika Yesus tidak mati tetapi hanya menjadi lemah (setelah mati suri), seperti yang dikatakan oleh beberapa orang, para penjaga dan batu tersebut akan menghalangi pelarian-Nya. Berbagai usaha penyelamatan yang dilakukan oleh para pengikut-Nya pun tidak akan dapat dilakukan. Sementara itu musuh-musuh Yesus tidak akan menyembunyikan tubuh Yesus karena tubuh-Nya yang hilang dari kubur hanya akan menguatkan kepercayaan akan kebangkitan-Nya. 

PERJUMPAAN-PERJUMPAAN PRIBADI: Ketiga, kebangkitan adalah satu-satunya penjelasan atas penampakan Yesus Kristus di hadapan murid-murid-Nya. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri paling tidak 10 kali di hadapan orang-orang yang mengenal Dia dan pada suatu saat kepada lebih dari 500 orang. Tuhan membuktikan bahwa penampakan-penampakan tersebut bukanlah halusinasi: Ia makan dan berbicara dengan mereka dan mereka menyentuh tubuh-Nya.( I Yohanes 1:1) 

KELAHIRAN GEREJA: Keempat, kebangkitan adalah satu-satunya penjelasan yang masuk akal bagi permulaan gereja Kristen. Sampai saat ini gereja adalah lembaga terbesar yang bertahan atau yang telah bertahan dalam sejarah dunia. Lebih dari setengah kotbah-kotbah yang pernah diberitakan berkaitan dengan kebangkitan (Kisah Para Rasul 2:14-36). Nampak dengan jelas bahwa gereja mula-mula mengetahui bahwa kebangkitanlah dasar dari kotbah atau berita tersebut. Musuh-musuh Yesus dan para pengikut-Nya dapat menghentikan kotbah tersebut kapan saja hanya dengan menunjukkan tubuh Yesus, kalau memang Yesus tidak bangkit. 

HIDUP YANG DIUBAHKAN: Kelima, kebangkitan adalah satu-satunya penjelasan yang masuk akal atas hidup murid-murid yang diubahkan. Mereka menyangkali Dia sebelum kebangkitan-Nya; setelah kematian-Nya mereka menjadi gentar dan penuh ketakutan. Mereka tidak memiliki harapan bahwa Yesus akan bangkit dari kematian (Lukas 24:1-11).

Sekalipun demikian, setelah kebangkitan Yesus dan pengalaman mereka pada saat Pentakosta, pria dan wanita yang sama, yang gentar dan putus asa itu diubahkan oleh kuasa kebangkitan Kristus yang dahsyat. Dalam nama Yesus, mereka menjungkirbalikkan dunia. Banyak yang bersedia mati untuk iman mereka; yang lainnya dianiaya dengan kejam. Sikap mereka yang penuh keberanian mustahil terlepas dari keyakinan mereka bahwa Yesus benar-benar telah dibangkitkan dari kematian - suatu kebenaran yang pantas dipertahankan sampai mati.

Selama 40 tahun bekerja dengan para intelektual dari dunia perguruan tinggi, saya pernah bertemu seseorang yang belum mengakui bahwa Dia adalah Anak Allah, Mesias yang dijanjikan, dengan jujur meneliti adanya bukti yang sangat banyak tentang keilahian dan kebangkitan Yesus orang Nazaret. Sementara beberapa orang yang belum percaya lainnya dengan jujur mengakui, "Saya belum menyediakan waktu untuk membaca Alkitab atau memikirkan fakta-fakta sejarah tentang Yesus." 


TUHAN YANG HIDUP: Karena kebangkitan Yesus, para pengikut-Nya yang sejati tidak lagi sekadar mengamati kode etik dari pemimpin yang telah mati, tetapi lebih jauh lagi memiliki suatu hubungan yang penting dan pribadi dengan Tuhan yang hidup. Yesus Kristus hidup hari ini dan dengan setia memberkati dan memperkaya kehidupan rohani semua orang yang percaya dan mentaati Dia. Selama berabad-abad, banyak orang telah mengakui kebenaran tentang Yesus Kristus, termasuk banyak dari mereka yang mempengaruhi dunia.

Ilmuwan dan filsuf Perancis, Blaise Pascal, berbicara mengenai kebutuhan manusia akan Yesus saat dia berkata,"Ada satu kekosongan yang telah diciptakan Allah dalam hati setiap orang, yang hanya dapat diisi oleh Allah sendiri melalui Putera-Nya Yesus Kristus.


Maukah Anda mengenal Yesus Kristus secara pribadi sebagai Juruselamat yang hidup. Sesungguhnya anda dapat! Yesus ingin sekali menjalin hubungan pribadi yang penuh kasih dengan anda, dan Dia mempunyai rencana-rencana yang indah bagi anda.

Tidak selamanya kita hidup di bumi ini. Setelah kehidupan ini ada kehidupan lain yang menanti. Pilihannya ada dua. Sorga atau Neraka. Tahukah anda kemanakah anda akan melanjutkan hidup anda? Jika Sorga menjadi pilihan anda maka Yesus harus menjadi pilihan hidup saudara.


Sebab HANYA ADA SATU JALAN KE SORGA! Yaitu melalui Dia (Yohanes 14:6).
Tidak ada yang lain yang dapat menyelamatkanmu.


Jadi, anda mau ke Sorga? Berikut adalah beberapa hal yang harus anda lakukan :

• Akuilah bahwa anda orang berdosa (Roma 3:23).
• Bertobat dan berbalik dari dosa-dosamu (Yohanes 8:11).
• Akuilah bahwa Yesus Kristus sudah mati untukmu, dikuburkan, dan bangkit dari kematian. (Roma 10:9-10)
• Undanglah Yesus melalui doa untuk masuk dalam hidupmu dan menjadi Juruslamat pribadimu. 




Jika anda menjawab "YA", maka ini adalah awal dari hidup yang indah bersama Kristus. Sebab itu ucapkanlah dengan mulutmu hingga terdengar doa ini: 



"Tuhan Yesus yang kukasihi, aku percaya Engkau adalah Anak Allah yang telah disalibkan, mati dan bangkit untuk menebus dosa manusia. Aku tahu segala perbuatan dosaku telah menyakiti hati-MU. Sebab itu ampunilah segala dosaku dan basuhlah aku dengan darah-MU yang kudus. Aku membuka hatiku, masuklah dalam hatiku. Tuntunlah aku pada jalan-MU dan bentuklah aku sesuai kehendakMU. Tuliskan namaku dalam Buku Kehidupan-MU. Aku mengaku bahwa di luar Engkau tidak ada keselamatan, karena itu jadilah Tuhan dan juruselamat hidupku selama-lamanya. Penuhi hidupku dengan Roh Kudus supaya aku dapat hidup seturut kehendak-MU. Terimakasih Tuhan Yesus atas anugerah-MU yang menyelamatkan aku dan menjadikan aku ciptaan baru. Dalam nama Yesus, Amin."



Sumber : http://gostudionasional.org/ttg_yesus.php
You might also like:
readmore »»  

Keilahian Yesus Kristus


PENGANTAR


     Orang Kristen menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Pengajaran ini sangat penting. Jika pengajaran ini benar maka kekristenan unik dan otoritatif, jika tidak maka kekristenan tidak berbeda dengan agama-agama yang lain.


     Prinsip dasar apologetika kekristenan mengenai keilahian Yesus Kristus adalah :
  1. Perjanjian Baru yang mencatat kehidupan, pengajaran, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus adalah dokumen yang dapat diandalkan (lihat artikel Keotentikan Naskah Perjanjian Baru).
  2. Yesus menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia.
  3. Yesus membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan dengan menggenapi nubuat(ramalan) Perjanjian Lama, dengan hidup tanpa dosa, dengan mujizat-mujizat yang Dia lakukan, dan dengan kebangkitan-Nya dari kematian.
Dengan demikian Yesus Kristus adalah Tuhan.


     Dalam artikel Keotentikan Naskah Perjanjian Baru kita mempelajari bahwa naskah Perjanjian Baru dapat diandalkan secara historis. Perjanjian Baru tidak hanya berisi sejarah secara garis besar, tetapi juga terbukti akurat secara mendetil. Pendengar dan saksi mata kehidupan Yesus meneruskan kisah dari perkataan dan hal-hal yang dikerjakan Yesus. Perkataan-perkataan Yesus tidak hanya diingat tetapi juga ditulis oleh saksi mata yang dapat diandalkan (Lukas 1:1-3).


PENYELIDIKAN PERNYATAAN YESUS SEBAGAI TUHAN


     Ada banyak bukti yang mengungkapkan pernyataan Yesus mengenai keilahiannya, yaitu :
  1. Yesus menyatakan dirinya sebagai  Jehovah (Tuhan dalam Perjanjian Lama)
  2. Yesus menyatakan sebagai mesias
  3. Yesus menerima penyembahan
  4. Otoritas perkataan-perkataan Yesus
  5. Yesus memerintahkan berdoa dalam nama-Nya
Yesus menyatakan diri sebagai Jehovah


     Dalam Perjanjian Lama, Tuhan menyatakan nama-Nya sebagai JHWH atau Jehovah. Dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai TUHAN (kata 'tuhan' dengan huruf besar semua).  
Misal dalam Keluaran 6: 2-3,
'Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN. 
Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.'


Orang Yahudi menganggap nama Jehovah (TUHAN) begitu suci, sehingga mereka tidak berani mengucapkannya. Jehovah adalah satu-satunya Tuhan, selain itu adalah berhala atau tuhan yang palsu. Jehovah adalah Tuhan yang cemburu, yang tidak akan membagikan nama maupun kemulian-Nya kepada yang lain.  
Yesaya menulis,
'Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku."'(Yesaya 44:6).
'Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. '(Yesaya 42:8).
'Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain'. (Yesaya 48:11).


     TUHAN(Jehovah) tidak akan membagikan nama, hormat dan kemuliaan-Nya kepada yang lain. Yang menarik adalah perkataan-perkataan Yesus dan tindakan-tindakan-Nya membuat orang Yahudi abad pertama mengambil batu menuduh Yesus menghujat(menyamakan diri-Nya dengan TUHAN).


     Beberapa perkataan Yesus yang menarik dipelajari:
  • Yesus mengatakan, ' Akulah gembala yang baik'(Yohanes 10:11), sedangkan Perjanjian Lama mengatakan, 'TUHAN adalah gembalaku'(Mazmur 23:1).
  • Yesus menyatakan Dia adalah hakim atas segala bangsa  (Yohanes 5:27; Matius 25:31), Perjanjian Lama mengatakan TUHAN adalah hakim segala bangsa  (Yoel 3:12).
  • Yesus mengatakan, 'Akulah terang dunia' (Yohanes 8:12), Perjanjian Lama mengatakan ''TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu" (Yesaya 60:19).
  • Yesus berdoa kepada Bapa untuk berbagi kemuliaan kekal-Nya, "Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada" (Yohanes 17:5)
  • Yesus mengatakan Dia adalah yang pertama dan yang akhir (Wahyu 1:17), sama sepertiYehovah dalam Perjanjian Lama (Yesaya 44:6).
     Pernyataan keilahian Yesus sangat jelas di Yohanes 8:58,
'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada' (Yohanes 8:58). Orang Yahudi tanpa ragu-ragu mengerti maksud perkataan ini  . Mereka tahu bahwa Yesus tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Yesus juga menyatakan sama dengan Tuhan. Ini menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari Yesus.


     Dalam beberapa peristiwa Yesus menyatakan diri-Nya sama dengan Tuhan dengan cara yang lain misal dalam memberikan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan Tuhan.
Dalam Markus 2:10-11, Yesus melakukan mujizat sekaligus memberikan pengampunan dosa:
'Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa'.


     Yesus juga menyatakan bahwa Dia mempunya kuasa kehidupan, kuasa yang hanya dimiliki TUHAN saja.
'Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.' (Yohanes 5:21)
'Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.' (Yohanes 5:25)


     Yesus mengatakan bahwa 'supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa' (Yohanes 5:23). Dalam kategori yang sama Yesus mendorong murid-murid-Nya, 'percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku' (Yohanes 14:1). Yesus tanpa meninggalkan keraguan, menyatakan diri-Nya sejajar dengan Allah.


Pernyataan Yesus sebagai mesias yang dijanjikan


     Perjanjian Lama memberikan janji kedatangan mesias. Mesias berarti yang diurapi, seseorang yang diurapi Tuhan untuk melakukan penggenapan rencana keselamatan bagi umat manusia. Perjanjian Lama memberikan gambaran keilahian mesias. Ketika Yesus menyatakan bahwa Dia menggenapkan nubuat tentang mesias,  secara langsung menyatakan keilahian-Nya.


Sebagai contoh Yesaya berbicara mengenai Mesias
'Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.' (Yesaya 9:5)
'Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!"'  (Yesaya 40:9)


Dalam Daniel 7:13-14 dikatakan,
'Dalam penglihatanku pada malam itu, kulihat sesuatu yang seperti manusia. Ia datang dengan dikelilingi awan lalu pergi kepada Dia yang hidup kekal dan diperkenalkan kepadanya.
Ia diberi kehormatan dan kekuasaan sebagai raja, sehingga orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya akan bertahan selama-lamanya, pemerintahannya tidak akan digulingkan'.


Ayat ini yang dikutip Yesus ketika imam besar menanyakan apakah Dia mesias.
'Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: "Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?"  
Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit." '(Markus 14:61-62).


Ketika Perjanjian Lama berbicara mengenai mesias, Perjanjian Lama juga berbicara mengenai keilahiannya. Ketika Yesus menyatakan Dia adalah kegenapan Perjanjian Lama mengenai mesias (Lukas 24:27,44; Matius 26:54), Yesus mengkaitkan diri-Nya sebagai Mesias yang menggenapkan apa yang telah tertulis di dalam Perjanjian Lama. Ini sekaligus menegaskan keilahian-Nya.


Yesus menerima penyembahan


     Perjanjian Lama melarang penyembahan kepeda siapapun kecuali kepada Tuhan (Keluaran 20:1-5; Ulangan 5:7-9). Yesus tercatat menerima penyembahan paling sedikit  sembilan kali:
  1. Sebelum disembuhkan, seorang sakit kusta menyembah Dia (Matius 8:2).
  2. Sebelum anaknya dibangkitkan Yesus, seorang kepala rumah ibadat menyembah Dia (Matius 9:18).
  3. Setelah Yesus melakukan mujizat berjalan di atas air, orang-orang yang berada di dalam perahu menyembah Dia (Matius 14:33).
  4. Sebelum anaknya yang kerasukan setan disembuhkan, seorang perempuan Kanaan menyembah Dia (Matius 15:25)
  5. Sebelum seorang kerasukan setan disembuhkan, ia menyembah Yesus (Markus 5:6).
  6. Seorang buta yang telah disembuhkan menyembah Yesus (Yohanes 9:38)
  7. Anak-anak Zebedeus dan ibu mereka menyembah Yesus (Matius 20:20)
  8. Setelah kebangkitan-Nya, murid-murid menyembah Dia (Matius 28:9)
  9. Sebelum memberikan perintah untuk mengabarkan Injil, murid-murid menyembah Dia (Matius 28:17)
Yesus tidak menolak penyembahan, dengan demikian Yesus tidak menolak orang-orang memperlakukan Dia sebagai Tuhan, ini menyatakan keilahian-Nya.


Otoritas perkataan-perkataan Yesus


     Yesus memperlakukan perkataan-perkataan-Nya sejajar dengan perkataan-perkataan Tuhan yang mempunyai otoritas.


     Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28: 18-20).


     Tuhan telah memberikan 10 Perintah Allah kepada Musa, tetapi Yesus menambahkan,'Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi.' (Yohanes 13:34) .


     Yesus memperlakukan perkataan-perkataan-Nya sebagai perkataan yang kekal,' Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu' (Matius 24:35).


     Berbicara kepada yang menolak Dia, Yesus berkata,'Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman'. (Yohanes 12:48).


     Yesus mengakui mempunyai segala kuasa di sorga dan di bumi, Yesus memperlakukan perkataan-Nya sejajar dengan Firman Tuhan, perkataan-Nya kekal, perkataan-Nya akan menjadikan hakim. Siapakah yang berani melakukan hal ini kecuali Tuhan sendiri? Jelas-jelas Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan.


Yesus memerintahkan berdoa dalam nama-Nya


     Yesus tidak hanya memerintahkan supaya manusia percaya kepada Dia (Yohanes 14:1) dan taat pada perintah-Nya (Yohanes 14:15), tetapi juga berdoa di dalam nama Yesus.
'Apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.' (Yohanes 14:13).
Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.' (Yohanes 14:14).
'Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.' (Yohanes 15:7)


     Yesus juga menegaskan, 'Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.' (Yohanes 14:6). 


     Manusia manakah yang bisa dan berani  menyatakan diri menjadi pengantara manusia dengan Tuhan? Hanya Yesus yang bisa dan berani menyatakan, karena dia adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia.


PEMBUKTIAN KEILAHIAN YESUS KRISTUS


     Keilahian Yesus Kristus dibuktikan dalam:
  1. Penggenapan nubuatan/ramalan mengenai mesias di Perjanjian Lama
  2. Ketidakberdosaan Yesus 
  3. Mujizat-mujizat Yesus
  4. Kebangkitan Yesus dari kematian
Penggenapan nubuatan mengenai mesias di Perjanjian Lama


     Banyak sekali nubuat tentang mesias/Kristus dalam Perjanjian Lama. Berikut nubuat-nubuat yang secara jelas berbicara tentang kedatangan mesias:
  1. Mesias akan lahir dari seorang perempuan
    Nubuat: Kejadian 3:15. Penggenapan : Galatia 4:4.
  2. Mesias akan dilahirkan dari seorang perawan
    Nubuat: Yesaya 7:14. Penggenapan: Matius 1:18-25.
  3. Mesias merupakan keturunan Abraham
    Nubuat: Kejadian 12:1-3;Kejadian 22:18. Penggenapan: Matius 1:1; Galatia 3:16.
  4. Mesias dari suku Yehuda
    Nubuat: Kejadian 49:10. Penggenapan: Lukas 3:23,33; Ibrani 7:14.
  5. Mesias merupakan keturunan Daud
    Nubuat: 2 Samuel 7:12. Penggenapan: Matius 1:1,6
  6. Mesias akan lahir di Betlehem
    Nubuat: Mikha 5:1-2. Penggenapan: Matius 2:1; Lukas 2:4-7.
  7. Mesias akan diurapi oleh Roh Kudus
    Nubuat: Yesaya 11:1-2. Penggenapan: Matius 3:16,17.
  8. Ada yang mempersiapkan jalan bagi mesias
    Nubuat: Yesaya 40:3; Maleakhi 3:1. Penggenapan: Matius 3:1-3.
  9. Mesias akan mengadakan mujizat-mujizat
    Nubuat: Yesaya 35:5,6. Penggenapan: Matius 9:35
  10. Mesias akan ditolak oleh orang Yahudi
    Nubuat: Mazmur 118:22. Penggenapan: I Petrus 2:7
  11. Mesias akan ditolak oleh kerabat-Nya sendiri
    Nubuat: Yesaya 53:3. Penggenapan: Yohanes 1:10,11; Yohanes 7:5,48
  12. Mesias akan dielu-elukan waktu menunggang keledai memasuki Yerusalem
    Nubuat: Zakharia 9:9. Penggenapan: Matius 21:1-7
  13. Mesias akan mati dengan kematian yang mengenaskan
    Nubuat: Mazmur 22; Yesaya 53. Penggenapan: Matius 27. 
    • Diam dihadapan penuduh-Nya
      Nubuat: Yesaya 53:7. Penggenapan: Matius 27:12-14
    • Dihina
      Nubuat: Mazmur 22:7,8. Penggenapan: Matius 27:31.
    • Dipaku tangan dan kaki-Nya.
      Nubuat: Mazmur 22:17. Penggenapan: Lukas 23:33.
    • Disalib di antara penjahat-penjahat
      Nubuat: Yesaya 53:12. Penggenapan: Matius 27:38
    • Lambung-Nya ditikam
      Nubuat: Zakaria 12:10. Penggenapan: Yohanes 19:34
    • Tak ada tulang yang dipatahkan
      Nubuat: Keluaran 12:46.Penggenapan: Yohanes 19:36
    • Jubah-Nya akan diundi
      Nubuat: Mazmur 22:18. Penggenapan: Yohanes 19:23,24
    • Mesias menderita karena dosa kita.
      Nubuat: Yesaya 53:5-6. Penggenapan: 1 Petrus 2:24
  14. Mesias akan bangkit dari kematian
    Nubuat: Mazmur 16:10.
    Penggenapan: Kisah Para Rasul 2:31; Markus 16:6.
  15. Mesias akan naik ke surga
    Nubuat: Mazmur 68:19. Penggenapan: Kisah Para Rasul 1:9.
  16. Mesias akan duduk di sebelah kanan Allah Bapa
    Nubuat: Mazmur 110:1. Penggenapan: Ibrani 1:3.
      Nubuat-nubuat ini ditulis ratusan tahun sebelum Yesus lahir ke dalam dunia. Tidak ada alasan bahwa nubuat-nubuat itu adalah 'tebakan yang sangat cerdas', atau 'merupakan trend kecenderungan sejarah', atau 'pikiran kreatif pembaca Alkitab'. Bahkan para kritikus sendiri mengakui bahwa nubuat-nubuat tersebut  selesai ditulis lengkap 400 tahun sebelum  Yesus lahir.  Nubuat-nubuat tersebut secara sempurna digenapkan  oleh Yesus.


     Tuhan tidak pernah membuat kesalahan. Tuhan mengendalikan sejarah dan jika Tuhan membuat nubuat/ramalan lebih dari 400 tahun sebelumnya mengenai rencana keselamatan bagi manusia maka tidak ada penggenapan yang terjadi secara kebetulan, semua penggenapan yang dilakukan terjadi karena kedaulatan-Nya atas sejarah umat manusia. Jika Yesus, yang menyatakan bahwa Dia menggenapkan apa yang tertulis ratusan tahun sebelum kelahiran-Nya,  dan benar-benar Yesus menggenapinya, maka diambil kesimpulan bahwa Yesus adalah mesias, Yesus adalah Tuhan. 


Ketidakberdosaan Yesus


     Semua orang berdosa, Tuhan dan kita mengetahui hal ini. Jika seseorang hidupnya sangat baik, sempurna,  berusaha tidak berdosa sebisa mungkin, tidak membuktikan ia Tuhan. Tetapi kalau seseorang melakukan 2 hal tersebut yakni mengakui dirinya Tuhan kemudian menawarkan hidupnya yang tanpa dosa sebagai bukti, kita harus serius memperhatikannya. 


     Saat Pilatus mengadili Yesus, Pilatus menyimpulkan, 'Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada orang ini' (Lukas 23:4).  Kepala pasukan yang melihat penyaliban Yesus mengatakan,'Sungguh, Orang ini adalah orang benar!' (Lukas 23:47). Penjahat yang disalib bersama Yesus mengatakan, 'Orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah' (Lukas 23:41).


     Kesaksian yang paling penting terhadap karakter seseorang adalah dari orang terdekat. Petrus,  murid yang paling dekat dengan Yesus mengatakan bahwa Kristus tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya (1 Petrus 2:22). Yohanes berkata 'Kristus adalah benar' (1 Yohanes 3:7). Rasul Paulus mengatakan ' Dia tidak mengenal dosa' (2 Korintus 5:21). Penulis kitab Ibrani berkata 'Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa' (Ibrani 4:15). 
Yesus sendiri memberikan tantangan kepada lawan-lawan-Nya, 'Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?' (Yohanes 8:46).


     Yesus menyatakan diri-Nya Tuhan dan membuktikannya dengan kehidupannya yang tanpa dosa, memberikan kesimpulan bahwa Yesus benar-benar Tuhan.


Mujizat-mujizat Yesus
     Hidup Yesus penuh mujizat sejak awal dia berada di bumi.  Dia lahir dari seorang perawan (Matius 1:18,20-21), Yesus mengubah air menjadi anggur (Yohanes 2:1-11), berjalan di atas air (Matius 14:25), melipat gandakan roti (Yohanes 6:11), memelekkan mata orang buta (Yohanes 9:7), membuat orang lumpuh bisa berjalan (Markus 2:1-12), mengusir setan (Markus 5:1-20), menyembuhkan berbagai penyakit (Matius 9:35), dan beberapa kali membangkitkan orang dari kematian (Matius 9:23-26;Lukas 7:11-17;Yohanes 11:38-44). 


     Ketika murid-murid Yohanes Pembaptis menanyakan kepada-Nya apakah Dia mesias, Yesus menjawab mujizatnya sebagai bukti bahwa Dia mesias:
'Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.' (Matius 11:4,5). 
Mujizat-mujizat seperti ini merupakan tanda adanya persetujuan Tuhan kepada orang yang melakukan mujizat. 
Mujizat-mujizat ini merupakan penggenapan dari apa yang ditulis Yesaya 700 tahun sebelum Yesus lahir ke bumi:
'Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. 
Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai.'(Yesaya 35:5,6).


     Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya. (Yohanes 3:1-2).


     Pada waktu Yesus dibaptis, muncul suatu suara dari sorga 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.' (Matius 3:17). Ini merupakan tanda dukungan Allah Bapa terhadap pekerjaan dan keilahian Yesus.


     Mujizat adalah suatu bentuk konfirmasi/persetujuan ilahi atas suatu kebenaran/pekerjaan yang dikerjakan seseorang yang diutus Tuhan.  Mujizat yang dihubungkan dengan pernyataan Yesus tentang keilahian diri-Nya, mengkonfirmasi bahwa Dia benar-benar Tuhan.


Kebangkitan Yesus dari kematian


     Hanya Tuhan yang hanya memberi kehidupan (Ulangan 32:39; 1 Samuel 2:6). Di sini kebangkitan Yesus dari kematian merupakan bukti adanya persetujuan dari Tuhan terhadap siapa yang diutus-Nya. Perjanjian Lama dan Yesus sendiri menubuatkan kebangkitan-Nya. Mazmur 16:10 berbicara tentang kebangkitan mesias.


     Perjanjian Lama menubuatkan bahwa
1.  Mesias akan datang dan mati (Yesaya 53; Mazmur 22)
2.  Mesias akan memerintah selamanya( Yesaya 9:6; Daniel 2:44;).
Satu-satunya jalan supaya mesias bisa memenuhi keduanya adalah mati kemudian bangkit.


     Yesus sejak awal pelayanan-Nya telah menubuatkan kebangkitan-Nya sendiri. (Yohanes 2:19,21). 
Setelah pengakuan Petrus bahwa Yesus adalah Mesias, Yesus berkata
'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.' (Markus 8:31). 
Yesus mengulangi perkataan ini saat dalam perjalanan melewati Galilea (Markus 9:30-31), dan dalam perjalanan ke Yerusalem (Markus 10:32-34). 
Yesus juga mengatakan 'Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali.' (Yohanes 10:18).


     Kematian dan kebangkitan Yesus:
  1. Kehilangan besar darah menyebabkan Yesus mati (Lihat artikel Apakah Yesus benar-benar mati?). Dia mempunyai 5 luka dan  berada di atas kayu salib  mulai  jam  9 pagi (Markus 15:25) hingga jam 3 sore (Markus 15:42).
  2. Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Yohanes 19:30).
  3. Ketika lambungnya ditusuk tombak keluar darah dan air (Yohanes 19:34). Secara medis membuktikan bahwa Yesus sudah mati.
  4. Tentara Roma yang berpengalaman dalam menangani kematian menyatakan Yesus mati (Yohanes 19:33)
  5. Pilatus memastikan bahwa Yesus mati sebelum diserahkan mayat-Nya ke Yusuf dari Arimatea.(Markus 15:42-47)
  6. Mayat Yesus dikapani dengan kain lenan dan dibubuhi dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.(Yohanes 19:40)
  7. Hari Minggu kubur Yesus kosong, Yesus telah bangkit (Matius 28; Markus 16;Lukas 24;Yohanes 20,21)
  8. Penampakan Yesus setelah kebangkitan:
  • Kepada Maria Magdalena (Markus 16:9; Yohanes 20:11-14)
  • Kepada perempuan sekembalinya dari kubur (Matius 28:9,10)
  • Kepada Petrus (Lukas 24:34; 1 Korintus 15:5)
  • Kepada murid-murid di Emaus (Lukas 24:13-32)
  • Kepada rasul-rasul kecuali Tomas (Lukas 24:36-43;Yohanes 20:19-24)
  • Kepada rasul-rasul, Tomas hadir (Yohanes 20:26-29)
  • Kepada 7 orang di danau Tiberias (Yohanes 21:1-23)
  • Kepada lebih dari 500 orang percaya di bukit Galilea (1 Korintus 15:6)
  • Kepada Yakobus (1 Korintus 15:7)
  • Kepada murid-murid (Matius 28:16-20;Lukas 24:33-52;Kisah Para Rasul 1:3-12)
  • Saat kenaikan Yesus ke surga (Kisah Para rasul 1:3-12)
  • Kepada Stefanus (Kisah Para Rasul 7:55)
  • Kepada Paulus (Kisah Para Rasul 9:3-6; 1 Korintus 15:8)
  • Kepada Paulus saat di Bait Allah (Kisah Para Rasul 22:17-21;23:11)
  • Kepada Yohanes di pulau Patmos (Wahyu 1:9-20)
     Kebangkitan Yesus secara tubuh fisik dibuktikan bahwa setelah kebangkitannya :
- Yesus dilihat lebih dari 500 orang (1 Korintus 15:6)
- Yesus menyatakan mempunyai daging dan tulang (Lukas 24:39) , 
- Yesus makan ikan (Lukas 24:42,43)
Bagi yang meragukan kebangkitan-Nya secara fisik,  Yesus menantang:
'Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.' (Yohanes 20:27).


     Yesus menyatakan diri-Nya Tuhan. Yesus bangkit dari kematian, ini menggenapi apa yang Dia dan Perjanjian Lama katakan. Yesus benar-benar Tuhan.


KESIMPULAN


     Berdasarkan kehandalan naskah Perjanjian Baru kita memiliki catatan tentang pengajaran Yesus mengenai keilahian-Nya. Yesus menggenapi nubuat Perjanjian Lama mengenai mesias yang ditulis beratus-ratus tahun sebelum kelahiran-Nya, Yesus menerima penyembahan dari manusia,  Yesus tidak berdosa, Yesus hidup penuh dengan mujizat-mujizat, dan Yesus bangkit dari kematian membuktikan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan yang menjelma menjadi manusia.


Dengan jelas Yesus menyatakan diri dan membuktikan diri-Nya Tuhan.
Apakah engkau sudah menerima Yesus sebagai Tuhan?
Jika engkau belum menerima Yesus sebagai Tuhan, terimalah Dia sekarang.
Terimalah Dia sebagai Tuhan, terima juga Yesus sebagai juruselamat yang telah mati menanggung hukuman dosa yang seharusnya engkau tanggung.
Jika engkau mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka dosa-dosamu akan diampuni karena hukumannya sudah lunas ditanggung oleh Tuhan Yesus.
Maukah saudara?


readmore »»  

Unta Masuk Lubang Jarum (Markus 10:25)


Unta Masuk Lubang Jarum (Markus 10:25)

Pernyataan Tuhan Yesus bahwa lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada orang kaya masuk Kerajaan Allah (Markus 10:25), telah sangat mengagetkan banyak orang. Sebab, bagaimana mungkin seekor unta, binatang terbesar sehari-hari dalam kehidupan orang Timur Tengah, bisa melewati lubang jarum yang begitu kecil.
Karena shock, theolog Liberal menafsirkan bahwa lubang jarum yang dimaksud Tuhan Yesus adalah pintu samping kecil gerbang kota Yerusalem yang disediakan sebagai pintu alternatif setelah pintu utama ditutup. Tetapi dari sikap murid-murid yang juga kaget saat itu, tentu bukan pintu samping yang Tuhan Yesus maksudkan. Karena kalau pintu samping itu yang dimaksudkan, tentu murid-muridNya saat itu tidak perlu kaget. Markus mencatat Injil dari tuturan Petrus menulis,”Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan ?”(Markus 10:26).
Selama dua bulan ketika penulis memilih judul ini untuk Pedang Roh edisi ini, penulis berusaha mengingat-ingat orang kaya yang diselamatkan, ternyata dalam hampir tiga puluh tahun pelayanan penulis tidak melihat satu pun orang kaya diselamatkan. Atau mungkin ada namun tidak berhasil penulis mengingatnya. Tentu yang penulis maksud

Selalu mengandalkan Materi

Pernyataan Tuhan tersebut dilontarkan pada saat seorang muda kaya datang bertanya kepadaNya,”Guru yang baik, apa yang harus ku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal ?” (Markus 10:17). Pemuda kaya ini datang kepadaNya dengan sebuah pikiran tendensius yang salah, bahwa hidup yang kekal diperoleh dari perbuatan. Dia tidak tahu bahwa hidup yang kekal diperoleh dari iman kepada Yesus Kristus sesuai Doktrin Keselamatan yang alkitabiah.
Apa yang ada di pemikiran orang kaya ini adalah yang juga ada di dalam kepala hampir semua orang kaya, yaitu membeli Sorga sama seperti mereka membeli materi apa saja dengan kekayaan mereka. Kebanggaan orang kaya adalah kekayaannya, dan mereka selalu berpikir mereka bisa berbuat apa saja termasuk membeli sorga dengan kekayaan mereka. Pikiran ini telah menjadi jerat bagi mereka.
Pemuda kaya ini pasti sudah terbiasa menyelesaikan segala sesuatu dengan uangnya, dan berhasil melewati berbagai kesulitan dan rintangan dengan uangnya. Berdasarkan pengalaman ini ia berpikir untuk masuk Sorga pun dapat diatasi dengan uangnya. Ia bertanya, “apa yang harus kuperbuat?” menunjukkan bahwa ia siap melakukan sesuatu, bahkan kalau perlu ia akan membayar dengan uangnya.

Suka Basa-basi

Sekilas terlihat pemuda kaya ini rendah hati. Namun sesungguhnya betapa angkuhnya dia. Mendengar pertanyaannya, Tuhan balik bertanya, “Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.” Maksud Tuhan, engkau sekedar basa-basi atau engkau yakin bahwa saya adalah Allah. Bisakah engkau terima bahwa saya adalah Allah? Karena hanya Allah saja yang baik, dan engkau menyebut saya guru yang baik, engkau ini percaya saya sekedar guru atau Allah?
Salah satu karakter khas orang kaya adalah suka berbasa-basi. Biasanya pensiunan militer memiliki karakter yang berbeda dengan pebisnis. Pensiunan militer biasanya keras dan kaku, sedangkan pebisnis biasanya sangat luwes dan kompromis. Pemuda kaya ini tidak merenungkan tiap-tiap kata yang diucap-kannya.
Seringkali Injil sulit diberitakan kepada orang yang tidak serius, melainkan yang terlalu banyak berbasa-basi. Dalam pengalaman penginjilan puluhan tahun, penulis dapatkan banyak kasus menghadapi orang yang tidak serius memikirkan perkara rohani namun sok memikirkan nya. Kadang mereka bertanya seolah-olah ingin tahu, namun di otak mereka sedang memikirkan perkara materi dan untung ruginya menjadi Kristen. Mereka datang ke gereja bukan untuk mencari perkata rohani, melainkan materi. Keinginan ini diketahui oleh pebisnis rohani sehingga men-trik mereka kembali dengan acara pelepasan kutuk kebangkrutan, akhirnya sudah bangkrut masih disuruh sumbang ini dan itu, doa melepaskan hutang-piutang dan berbagai-bagai trik jitu para pebisnis rohani. Penulis melihat bahwa para pebisnis materi yang di pikiran mereka penuh dengan tipu muslihat untuk mendapatkan kekayaan materi, ternyata masih kalah jauh dari para pebisnis rohani yang memakai alasan rohani untuk menipu materi pengikut mereka.
diselamatkan itu bukan sekedar menjadi Kristen, melainkan dilahirkan kembali di dalam Tuhan. Ada orang Kristen kaya yang penulis kenal, namun mereka percaya Tuhan selagi masih miskin. Sebaliknya penulis berhasil mengingat banyak orang Kristen yang tadinya miskin dan sangat setia, kemudian diberkati Tuhan menjadi kaya lalu meninggalkan Tuhan.
Mengapa kekayaan begitu berbahaya? Bukankah kekayaan adalah sesuatu yang sangat menyenangkan dan sangat diinginkan orang? Mengapa kekayaan bisa menjadi penghalang utama seseorang diselamatkan? Tidak adakah orang yang berpikir, kalau kekayaan bisa menghalangi saya masuk Sorga, saya memilih menjadi orang miskin saja dan kemudian masuk Sorga.

Menyebabkan Mata Yang Angkuh

Tuhan Yesus tidak menunggu jawabannya melainkan langsung menyodorkan resep yang diinginkannya, “Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!” Membaca ini sebagian orang yang berpikiran pendek langsung menyimpulkan bahwa Yesus mengajarkan keselamatan melalui perbuatan. Padahal Tuhan sedang menggiring orang itu untuk mengakui bahwa dia tidak bisa masuk Sorga melalui perbuatan, karena tidak ada seorang pun yang sempurna melaksanakan hukum Taurat. Kalau ternyata ada orang yang sama sekali tidak melanggar hukum Taurat, memang dia pantas masuk Sorga, karena berarti ia sama sekali tidak berdosa.
Pemuda ini sebenarnya luar biasa sombongnya. Ia bahkan berani sesumbar bahwa ia sudah melakukan seluruh hukum Taurat. Sesungguhnya Tuhan dengan sangat mudah bisa menunjukkan salah satu kegagalannya dalam melaksanakan hukum Taurat. Tetapi Tuhan yang penuh hikmat tahu bahwa sumber kesombongannya adalah hartanya. Di dunia ini banyak orang berpikir bahwa orang kaya itu lebih hebat,lebih baik, lebih patut didengar, bahkan lebih suci. Oleh sebab itu Tuhan memprioritaskan untuk mengurus hartanya karena itu adalah fondasi kesombongannya.
Tuhan menantangnya untuk membayar harga Sorga yang ditanyanya, “Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” Ia tidak menyangka harga sorga sedemikian mahal. Ternyata orang yang sedemikian sombong tidak berani membeli Sorga.

Kekayaan Penghalang Utamanya

Penulis bertemu dengan banyak orang kaya yang belum diselamatkan. Celakanya, penulis tidak tahu mengapa mereka kok bisa tahu tentang persepuluhan. Seharusnya masalah persepuluhan hanya disampaikan kepada orang Kristen yang telah lahir baru. Dan semestinya persepuluhan itu hanya diberikan oleh orang yang telah lahir baru. Tetapi ada orang kaya yang belum lahir baru langsung bertanya, apakah benar menjadi orang Kristen harus membayar 10% dari penghasilan? Di dalam otak mereka hanya ada masalah keluar uang dan masuk uang. Biasanya mereka langsung hitung untung-rugi dari segi materi untuk menjadi orang Kristen. Dan hal ini sangat menyandung mereka dari memperoleh keselamatan.
Pemuda kaya ini disuruh menjual semua miliknya dan hasilnya dibagikan kepada orang miskin. Ia pergi dengan hati yang sedih dan kecewa. Ia tidak sanggup melihat keselamatan jiwanya jauh lebih mahal dari seluruh hartanya. Seseorang yang tidak sanggup melihat Sorga lebih mahal dari hartanya tidak mungkin bisa diselamatkan.
Bisa jadi pemuda kaya ini menyangka Tuhan mau duitnya. Penulis pernah diajak oleh seorang ibu mengunjungi seorang Konglomerat dengan maksud memberitakan kepadanya kebenaran. Setelah sampai di rumah Konglomerat tersebut yang tentu melalui berlapis penjagaan, ternyata yang bersangkutan tidak tertarik dengan kebenaran. Ketika pulang, seorang penginjil yang turut serta berkata, “mungkin dia kaget karena baru kali ini dia bertemu dengan pendeta yang tidak berbicara tentang uang dengannya.”
Banyak pendeta datang kepadanya untuk meminta sumbangan, tetapi penulis sama sekali tidak menyinggung uang, melainkan tentang bertobat dan mengaminkan Yesus Kristus yang tersalibkan untuk nya dan dia bersedia hidup bagi Yesus. Tentu dia setuju Yesus mati baginya, tetapi tidak begitu happy mendengar bahwa dia harus hidup bagi Yesus. Mengenai Yesus mati baginya, dia tidak keberatan, itu terserah Yesus. Namun hidup bagi Yesus? Itu menyangkut pengorbanan, menyangkut menyukakan hati Yesus, tentu tidak gampang untuk diiyakannya.

Orang Kristen Juga Tersandung Duit

Pada awal masa perjalanan GBIA GRAPHE pernah ada seorang pengusaha datang. Tetapi kemudian ia hilang perlahan-lahan. Informasi yang penulis dapat kan dari seorang Diaken temannya bahwa ia dinasehati oleh temannya untuk tidak berbakti di gereja yang baru mulai, karena dia akan menjadi sasaran himbauan berbagai persembahan. Akhirnya ia tinggalkan gereja yang benar, dan Ia bukan hanya menjerumuskan dirinya, namun juga istri beserta anak-anaknya hanya untuk menyelamatkan uangnya. Sesungguhnya mereka bisa miliki kesempatan untuk diselamatkan dan satu keluarga bahagia dalam kebenaran, namun karena dia tidak melihat Sorga lebih mahal dari hartanya, mereka tidak berkesempatan menikmati pesta rohani di GRAPHE.
Sungguh, dalam hampir tiga puluh tahun pelayanan, penulis sudah melihat banyak orang jauh dari kebenaran karena uang. Banyak orang yang jika mereka miskin, sangat mungkin mereka akan diselamatkan. Tetapi karena mereka kaya, mereka jauh dari kebenaran.
Penulis juga melihat banyak orang Kristen terjerumus ke dalam perangkap iblis karena uang. Ada banyak di antara mereka yang tidak rela uangnya dipakai Tuhan di gereja yang benar, justru tertipu oleh pendeta penjilat yang pintar memuji, memberkati, dan berbagai jurus tipu muslihat rohani. Bahkan ada yang nama gereja atau persekutuannya pakai kata succesful untuk menarik orang-orang yang ingin sukses materi.
Unta tidak mungkin bisa melewati lubang jarum. Orang kaya mustahil bisa masuk Sorga dengan uangnya. Lalu Tuhan berkata, “sebab segala sesuatu mungkin bagi Allah.” Apa maksud Tuhan? Tentu bukan dengan cara membolehkan mereka masuk Sorga tanpa melalui bertobat dan percaya. Maksud Tuhan ialah, Allah sanggup membuat orang tersebut bangkrut total agar ia bisa diselamatkan, jika hatinya ingin namun harta adalah penghalang satu-satunya. Sama sekali tidak berarti Tuhanakan membuat orang kaya itu masuk Sorga dengan tidak perlu bertobat dan mengaminkan Yesus mati baginya dan ia setuju hidup bagi Yesus...

KASIH KRISTUS MENYERTAI KITA SEMUA....



readmore »»  

Pembuktian Yesus Sebagai Tuhan





Siapakah Yesus Kristus? Berbeda dengan pertanyaan, “Apakah ada Allah?” jarang orang mempertanyakan apakah Yesus Kristus ada. Pada umumnya Yesus dipandang sebagai seseorang yang hidup di bumi di Israel 2000 tahun yang lampau. Perdebatan baru dimulai ketika topik mengenai identitas Yesus didiskusikan. Hampir setiap agama besar mengajarkan bahwa Yesus adalah seorang nabi, atau guru yang baik atau seorang manusia yang saleh. Masalahnya Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa Yesus lebih dari sekedar seorang nabi, guru yang baik atau orang yang saleh. Jadi siapakah Yesus? 

Apa kata Alkitab mengenai Dia? Pertama-tama, mari kita lihat kata-kata Tuhan Yesus dalam Yohanes 10:30, “Aku dan Bapa adalah satu.” Sekilas, ini kelihatannya bukan merupakan sebuah klaim bahwa Dia adalah Allah. Namun kalau dilihat dari reaksi orang-orang Yahudi terhadap pernyataan ini "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." (Yohanes 10:33). Orang-orang Yahudi

mengerti pernyataan Yesus sebagai sebuah klaim bahwa Dia adalah Allah. Dalam ayat-ayat berikutnya Yesus tidak pernah mengoreksi orang-orang Yahudi dengan mengatakan, “Saya tidak mengaku diri sebagai Allah.” Hal ini menunjukkan bahwa Yesus betul-betul mengatakan bahwa Dia adalah Allah dengan mengumumkan, “Aku dan Bapa adalah satu.” (Yohanes 10:30). Yohanes 8:58 adalah contoh lainnya. Yesus memproklamirkan, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Kembali orang-orang Yahudi berespon dengan mengambil batu dan berusaha melempari Yesus (Yohanes 8:59). Yesus mengumumkan identitasnya dengan menggunakan “Aku adalah” yang adalah merupakan penerapan langsung dari nama Allah dalam Perjanjian Lama (Keluaran 3:14). Mengapa orang-orang Yahudi mau melempari Yesus dengan batu kalau bukan karena Dia mengatakan sesuatu yang mereka anggap menghujat Allah, yaitu dengan mengaku diri sebagai Allah?

Yohanes 1:1 mengatakan, “Firman itu adalah Allah.” Yohanes 1:14 mengatakan, “Firman itu telah menjadi manusia.” Ini jelas mengindikasikan bahwa Yesus adalah Allah dalam wujud manusia. Thomas sang murid mengungkapkan pada Yesus, "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20:28). Yesus tidak mengoreksi dia. Rasul Paulus menggambarkan Dia sebagai, “…Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus” (Titus 2:13). Rasul Petrus mengatakan hal yang sama, “…Allah dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.” (2 Petrus 1:1). Allah Bapa adalah Saksi dari identitas Yesus yang sepenuhnya, “Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.” Nubuat-nubuat mengenai Kristus dalam Perjanjian Lama menyatakan keillahianNya, “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”

 Ada banyak bukti yang mengungkapkan pernyataan Yesus mengenai keilahiannya, yaitu :


  •     Yesus menyatakan dirinya sebagai Jehovah (Tuhan dalam Perjanjian Lama)
  •     Yesus menyatakan sebagai mesias
  •     Yesus menerima penyembahan
  •     Otoritas perkataan-perkataan Yesus
  •     Yesus memerintahkan berdoa dalam nama-Nya
  • Yesus menyatakan diri sebagai Jehovah

Dalam Perjanjian Lama, Tuhan menyatakan nama-Nya sebagai JHWH atau Jehovah. Dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai TUHAN (kata 'tuhan' dengan huruf besar semua).

Misal dalam Keluaran 6: 2-3,

'Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.

Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.'

Orang Yahudi menganggap nama Jehovah (TUHAN) begitu suci, sehingga mereka tidak berani mengucapkannya. Jehovah adalah satu-satunya Tuhan, selain itu adalah berhala atau tuhan yang palsu. Jehovah adalah Tuhan yang cemburu, yang tidak akan membagikan nama maupun kemulian-Nya kepada yang lain.

Yesaya menulis,

'Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku."'(Yesaya 44:6).

'Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. '(Yesaya 42:8).

'Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain'. (Yesaya 48:11).

TUHAN(Jehovah) tidak akan membagikan nama, hormat dan kemuliaan-Nya kepada yang lain. Yang menarik adalah perkataan-perkataan Yesus dan tindakan-tindakan-Nya membuat orang Yahudi abad pertama mengambil batu menuduh Yesus menghujat(menyamakan diri-Nya dengan TUHAN).


Mungkin Beberapa orang tidak mau mengakui kebenaran injil. sebagai pembuktian mari kita buka ayat - ayat yg ada di kitab saudara kita di agama lain:
"Isa itu Rohullah, Rasululullah, dan Kalimatullah."
(Anas bin Malik hal72, Qs. An Nisaa'171)


"Isa putera Miryam yang terkemuka di dunia dan di akhirat..."
"Iisabnu maryama wajihan fid dun-yaa wal aakhirat..."
(Qs. 3 'Aali Imraan 45)
__________________

Rohullah=Roh Allah
Rasulullah=utusan Allah
Kalimatullah=Firman Allah

"Sesungguhnya Isa Almasih putra Maryam itu utusan Allah dan firmanNya."
"Inamal Masihu 'isabnu Maryama rasulallahi wa kalimatuhu."
(Qs. 4 An Nisa 171)


"...Kami mengutus Roh Kamu kepadanya, maka ia menjelma dihadapannya menjadi manusia yang sempurna."
"...arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sayiyya."
(Qs. 19 Maryam 17)

"Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra Maryam."
"Laa mahda illa isabnu Maryama."
(Hadits Ibnu Majah)
__________________

Salah satu doa mereka: "Tujukilah kami jalan yang lurus."
"Ihdinasih shiraathal mustaqim." (Qs. 1 Al Faatihah 6)

"Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat karena itu janganlan kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus."
"Wa innahu la'ilmul lis saa'ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi'uuni haadzaa shiraathum mustaqiim"
(Qs. 43 Az Aukhruf 61.)
__________________

Isa lahir, mati dan dihidupkan kembali

"Damai sejahtera atasnya pada hari ia dilahirkan, pada hari ia wafat, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali."
"Wa salaamu 'alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub'atsu hayaa."
(Qs. 19 Maryam 33)
__________________

"Ingatlah taktala Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanmu, dan mengangkatmu kepadaKu, dan akan menyucikan engkau dari orang-orang kafir,
dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas mereka yang kafir hingga hari kiamat."

"Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafika, wa raafi'uka ilaaya, wa muthahhiruka minal ladzina kafaruu, wa jaa'ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati."
(Qs, 3 Ali Imran 55)
__________________

Beberapa perkataan Yesus yang menarik dipelajari:

    Yesus mengatakan, ' Akulah gembala yang baik'(Yohanes 10:11), sedangkan Perjanjian Lama mengatakan, 'TUHAN adalah gembalaku'(Mazmur 23:1).

    Yesus menyatakan Dia adalah hakim atas segala bangsa (Yohanes 5:27; Matius 25:31), Perjanjian Lama mengatakan TUHAN adalah hakim segala bangsa (Yoel 3:12).

        Yesus mengatakan, 'Akulah terang dunia' (Yohanes 8:12), Perjanjian Lama mengatakan ''TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu" (Yesaya 60:19).

        Yesus berdoa kepada Bapa untuk berbagi kemuliaan kekal-Nya, "Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada" (Yohanes 17:5)

        Yesus mengatakan Dia adalah yang pertama dan yang akhir (Wahyu 1:17), sama seperti Yehovah dalam Perjanjian Lama (Yesaya 44:6).

Pernyataan keilahian Yesus sangat jelas di Yohanes 8:58,

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada" (Yohanes 8:58). Orang Yahudi tanpa ragu-ragu mengerti maksud perkataan ini . Mereka tahu bahwa Yesus tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Yesus juga menyatakan sama dengan Tuhan. Ini menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari Yesus.

Dalam beberapa peristiwa Yesus menyatakan diri-Nya sama dengan Tuhan dengan cara yang lain misal dalam memberikan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan Tuhan.

Dalam Markus 2:10-11, Yesus melakukan mujizat sekaligus memberikan pengampunan dosa:

'Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa'.

Yesus juga menyatakan bahwa Dia mempunya kuasa kehidupan, kuasa yang hanya dimiliki TUHAN saja.

'Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.' (Yohanes 5:21)

'Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.' (Yohanes 5:25)

Yesus mengatakan bahwa 'supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa' (Yohanes 5:23). Dalam kategori yang sama Yesus mendorong murid-murid-Nya, 'percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku' (Yohanes 14:1). Yesus tanpa meninggalkan keraguan, menyatakan diri-Nya sejajar dengan Allah.


KASIH KRISTUS MENYERTAI KITA.....

readmore »»