1. Kebebasan Memilih dapat Mengakibatkan Penderitaan
2. Penderitaan dapat Memperingatkan Kita akan Adanya Bahaya
3. Penderitaan Menyingkapkan Isi Hati Kita
4. Penderitaan Membawa Kita ke Gerbang Kekekalan
5. Penderitaan Melepaskan Ikatan Kita Atas Dunia Ini
6. Penderitaan Memberi Kesempatan untuk Mempercayai Allah
7. Allah Menderita Bersama Kita di Dalam Penderitaan Kita
8. Penguatan dari Allah Lebih Besar Dibanding Penderitaan Kita
9. Dalam Waktu Krisis Kita Saling Mendekatkan Diri Satu Sama Lain
10. Allah Dapat Mengubah Penderitaan untuk Kebaikan Kita
Sabtu, 16 Juni 2012
AKU CINTA YESUS 10 ALASAN ALLAH YANG MENGIJINKAN PENDERITAAN
Yesus Vs Setan
Baca kalau kamu punya waktu khusus untuk TUHAN
Suatu hari Satan dan Yesus sedang ngobrol bareng.
Satan baru dikeluarkan dari Taman Eden, dan ia sedang BT...
'iya, sir, saya baru melihat dunia dengan banyak manusia d bawah sana . Saya (Satan) memasang perangkap dan menggunakan umpan. Saya yakin mereka 'ga bisa menolaknya. Saya akan mendapatkan mreka smua!
Yesus bertanya 'apa yang akan kamu lakukan kepada mereka?'.
Satan menjawab 'Oh, saya akan bersenang'! Saya kan mengajar mereka bagaimana untuk menikah dan bercerai dengan sesamanya, bagaimana juga untuk membenci sesamanya, bagaimana untuk mabok, merokok, dan mengutuk. Saya kan mengajar mereka bagaimana cara membuat senjata, bom, dan cara membunuh sesamanya.. Saya benar' akan bersenang!'
Yesus bertanya 'Dan apa yg akan kamu lakukan ketika semua itu telah kamu ajarkan kepada mereka?'.
Kata Satan dengan bangga 'Oh, saya akan bunuh mereka,'
Yesus bertaya 'Berapa harga yang harus dibayar untuk menebus mereka?'
Jawab Satan 'Oh, Kamu tidak akan menginginkan mereka. Ga ada bagusnya mereka. Lihat, Kamu akan mengambil mereka dan mereka akan membenciMu. Mereka meludahiMu, mengutukMu dan membunuhMu. Kamu tidak akan menginginkan mereka!!'
Yesus bertanya lagi 'Berapa harganya?'
Satan melihat Tuhan dan berkata 'Semua darah, air mata, dan hidupMu.'
Yesus berkata dengan tegas 'BAIK!'
Lalu Ia membayar harga tersebut.
- Bukankah lucu bagaimana manusia semudah itu membuang Tuhan dan bertanya kenapa dunia seperti NERAKA?
- Bukankah lucu bagaimana seseorg berkata 'Saya percaya kepada Yesus'
tapi tetap mengikuti jalan Satan?
- Bukankah lucu bagaimana kamu bisa memforward ribuan cerita' lucu lewat email dan mereka tersebar dengan sangat cepat, tetapi ketika kamu memforward message tentang Tuhan, kamu berpikir dua kali untuk membagikannya?
- Bukankah lucu bagaimana Saya jadi tambah kuatir dengan apa yang orang lain pikir dari pada apa yang Tuhan pikir tentang saya?
- Saya berdoa, buat semua yang memforward message ini, mereka akan diberkati melimpah oleh Tuhan dengan cara yang spesial untuk mereka.
- Dan kirimkan kembali message ini
kepada mreka yang mengirimnya, agar mereka tahu bahwa message ini
telah tersebar ke banyak orang.
- Dan Jika Kamu Cinta Kepada Tuhan... Dan, tidak malu kepada smua
perbuatanNya yang ajaib yang telah diperbuatNya kepadamu..
Suatu hari Satan dan Yesus sedang ngobrol bareng.
Satan baru dikeluarkan dari Taman Eden, dan ia sedang BT...
'iya, sir, saya baru melihat dunia dengan banyak manusia d bawah sana . Saya (Satan) memasang perangkap dan menggunakan umpan. Saya yakin mereka 'ga bisa menolaknya. Saya akan mendapatkan mreka smua!
Yesus bertanya 'apa yang akan kamu lakukan kepada mereka?'.
Satan menjawab 'Oh, saya akan bersenang'! Saya kan mengajar mereka bagaimana untuk menikah dan bercerai dengan sesamanya, bagaimana juga untuk membenci sesamanya, bagaimana untuk mabok, merokok, dan mengutuk. Saya kan mengajar mereka bagaimana cara membuat senjata, bom, dan cara membunuh sesamanya.. Saya benar' akan bersenang!'
Yesus bertanya 'Dan apa yg akan kamu lakukan ketika semua itu telah kamu ajarkan kepada mereka?'.
Kata Satan dengan bangga 'Oh, saya akan bunuh mereka,'
Yesus bertaya 'Berapa harga yang harus dibayar untuk menebus mereka?'
Jawab Satan 'Oh, Kamu tidak akan menginginkan mereka. Ga ada bagusnya mereka. Lihat, Kamu akan mengambil mereka dan mereka akan membenciMu. Mereka meludahiMu, mengutukMu dan membunuhMu. Kamu tidak akan menginginkan mereka!!'
Yesus bertanya lagi 'Berapa harganya?'
Satan melihat Tuhan dan berkata 'Semua darah, air mata, dan hidupMu.'
Yesus berkata dengan tegas 'BAIK!'
Lalu Ia membayar harga tersebut.
- Bukankah lucu bagaimana manusia semudah itu membuang Tuhan dan bertanya kenapa dunia seperti NERAKA?
- Bukankah lucu bagaimana seseorg berkata 'Saya percaya kepada Yesus'
tapi tetap mengikuti jalan Satan?
- Bukankah lucu bagaimana kamu bisa memforward ribuan cerita' lucu lewat email dan mereka tersebar dengan sangat cepat, tetapi ketika kamu memforward message tentang Tuhan, kamu berpikir dua kali untuk membagikannya?
- Bukankah lucu bagaimana Saya jadi tambah kuatir dengan apa yang orang lain pikir dari pada apa yang Tuhan pikir tentang saya?
- Saya berdoa, buat semua yang memforward message ini, mereka akan diberkati melimpah oleh Tuhan dengan cara yang spesial untuk mereka.
- Dan kirimkan kembali message ini
kepada mreka yang mengirimnya, agar mereka tahu bahwa message ini
telah tersebar ke banyak orang.
- Dan Jika Kamu Cinta Kepada Tuhan... Dan, tidak malu kepada smua
perbuatanNya yang ajaib yang telah diperbuatNya kepadamu..
"sumber : saatperenungan blogspot"
Jumat, 15 Juni 2012
Cerita Rohani
Jalan Buntu Yang Dipakai Tuhan Untuk Menyatakan KuasaNya
2 Korintus 1:8-9 “Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.”Ketika pengejaran mimpi Anda memburuk dari sulit menjadi tidak mungkin, ketika situasi terlihat sepertinya tidak ada harapan, Selamat ! Anda berada di dalam jalur yang sama dengan para pejuang iman lainnya.
Bahkan Paulus juga mengalami jalan buntu: “… Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.” (2 Korintus 1:8-9)
Jika Tuhan dapat membangkitkan orang mati secara fisik, Dia bisa membangkitkan orang yang mati secara emosional.
Dia bisa membangkitkan pernikahan yang mati.
Dia bisa menghidupkan kembali karier yang mati.
Dia dapat membangkitkan Anda dari masalah kesehatan.
Jika Tuhan dapat membangkitkan orang mati, Dia bisa melakukan apa saja.
Dia bisa membangkitkan pernikahan yang mati.
Dia bisa menghidupkan kembali karier yang mati.
Dia dapat membangkitkan Anda dari masalah kesehatan.
Jika Tuhan dapat membangkitkan orang mati, Dia bisa melakukan apa saja.
Dalam situasi Abraham, Tuhan berkata, “Aku ingin kamu menjadi Bapa bangsa yang besar,” tapi kemudian Abraham harus menunggu sampai dia berusia 99 tahun sebelum dia memiliki anak. Alkitab menunjukkan situasi Abraham berubah dari sulit menjadi mustahil. Dia melihat pada dirinya dan berkata, “Tidak!” Lalu dia melihat istrinya dan berkata, “Lebih tidak mungkin!”
Tapi Sarah akhirnya hamil dan mereka tertawa mengenai hal itu. Ketika bayi lahir, mereka menamainya Ishak, yang berarti tertawa. Tuhan seringkali mengijinkan masalah berubah menjadi kemustahilan. Para murid berencana untuk mengikuti Yesus.
Mereka mengira Dia adalah Mesias, tapi kemudian hal berikutnya yang mereka tahu adalah Yesus tergantung di salib, sekarat.
Apakah ini jalan buntu bagi para murid? Selama tiga hari rasanya seperti itu, tapi kemudian Yesus berjalan keluar dari kubur.
Mereka mengira Dia adalah Mesias, tapi kemudian hal berikutnya yang mereka tahu adalah Yesus tergantung di salib, sekarat.
Apakah ini jalan buntu bagi para murid? Selama tiga hari rasanya seperti itu, tapi kemudian Yesus berjalan keluar dari kubur.
Ketika Anda menghadapi jalan buntu, Anda mungkin mulai bertanya, “Apa yang terjadi, Tuhan? Apakah saya telah keluar dari kehendak-Mu? Rencana-Mu? Apakah saya telah melewatkan visi dari-Mu?” Perlu diingat bahwa jalan buntu merupakan bagian dari rencana Allah bagi Anda.
Apa jawaban terbaik bagi jalan buntu?
“Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi” (2 Korintus 1:10)
“Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi” (2 Korintus 1:10)
Jalan buntu dapat menjadi bagian dari rencana Allah untuk menyatakan mujizat-Nya dalam kehidupan kita. Amien – GBU
=============================================================
Memberi Yang Terbaik
Seekor ulat yang kelaparan terdampar di tanah tandus. Dengan lemas ia menghampiri pohon mangga sambil berkata, “Aku lapar, bolehkah aku makan daunmu?”
Pohon mangga menjawab, “Tanah di sini tandus, daunku pun tidak banyak. Apabila kau makan daunku, nanti akan berlubang dan tidak kelihatan cantik lagi. Lalu aku mungkin akan mati kekeringan. Hmmm… tapi baiklah, kau boleh naik dan memakan daunku. Mungkin hujan akan datang dan daunku akan tumbuh kembali.”
Ulat naik dan mulai makan daun-daunan. Ia hidup di atas pohon itu sampai menjadi kepompong dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.
“Hai pohon mangga, lihatlah aku sudah menjadi kupu-kupu. Terima kasih karena telah mengizinkan aku hidup di tubuhmu. Sebagai balas budi, aku akan membawa serbuk sari hingga bungamu dapat berbuah.”
Dalam hidup kita sering memperhitungkan untung rugi pengorbanan yang dilakukan. “Jika saya memberi, saya akan kekurangan. Bagaimana mengatasinya?” Atau, “Bagaimana kalau ternyata saya ditipu?”
Tapi sadarkah kita, setiap kita memberi, ada sepercik sukacita di hati? Mother Teresa pernah berkata, “Lakukan apa yang menjadi bagianmu, dan jangan berpikir apa yang akan kita dapat.” Bila ingin memberi, lakukan saja karena semuanya akan kembali ke kita juga.
=============================================================
Kasihi Sesamamu
Seorang turun dari mobil mewah di depan kuburan umum. Ia berjalan menuju pos penjaga. Pria yg ternyata sopir itu berkata :”Pak, tolong temui wanita yang ada di mobil itu, karna tidaklama lagi ia akan meninggal!”. Penjaga kuburan segera berjalan di belakangnya.Seorang wanita lemah, berwajah sedih membuka pintu mobilnya, berusaha tersenyum kepada penjaga itu dan berkata,
“Saya Ny. Steven yang selama ini mengirim uang agar anda dapat membeli seikat bunga dan menaruhnya di atas makam anak saya.
Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan anda.”
“Oh, Jadi Nyonya yang mengirim uang itu? Sebelumnya saya minta maaf, uang itu selalu saya belikan bunga tapi saya tidak pernah menaruh bunga itu di pusara anak Nyonya.”
Jawab pria itu.
“Apa?” Tanya wanita itu dengan gusar.
“Ya, karena org mati tidak akan pernah melihat keindahan bunga.
Karenanya saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, mereka yang sedang bersedih.
Orang hiduplah yang dapat menikmati keindahan dan keharuman bung-bunga itu, Nyonya” Jawab pria itu.
Wanita itu terdiam, kemudian ia & sopirnya pun pergi.
Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.
“Selamat pagi, apakah masih ingat saya? Saya Ny. Steven.
Saya datang untuk berterima kasih atas nasehat yang anda berikan dulu. Anda benar, bahwa memperhatikan dan membahagiakan yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi yang sudah meninggal.
Ketika saya langsung mengantarkan bunga-bunga itu ke rumah sakit atau panti jompo, bunga-bunga itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tapi saya turut bahagia.
Sampai saat ini dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tapi saya benar-benar yakin bahwa sukacita adalah obat yang memulihkan saya!”
Saudara, Jangan pernah mengasihani diri sendiri, karena akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan. Dengan menolong orang lain kita sedang menolong diri kita sendiri..lakukan yg terbaik bagi sesama, lakukan yang terbaik seperti engkau melakukannya untuk dirimu sendiri. Tuhan memberkati
==========================================================
Tekanan Yang Diijinkan Tuhan Dalam hidup Kita
Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.
Ikan bandeng memiliki daging yangg lezat. Namun, sayangnya memiliki tulang dan duri yang susah dipisahkan dari dagingnya. Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah dengan mengolah bandeng menjadi bandeng presto. Bandeng diolah dengan pressure cooker, alat masak yang bekerja dengan memberikan tekanan tinggi. Tekanan ini telah diatur sedemikian rupa, sehingga tulang dan duri bandeng tersebut bisa menjadi lunak, tapi dagingnya sendiri tidak rusak.Kita pun dapat menikmati daging bandeng yang lezat tanpa harus terganggu dengan tulang dan durinya lagi. Hampir sama dengan ikan bandeng, ada juga banyak “Tulang dan Duri” dalam diri kita yang membuat hidup kita tidak menyenangkan bagi TUHAN. Mungkin “Tulang dan Duri” itu berupa kesombongan, kekurangpercayaan, kekerasan hati, pola pikir yang salah, dan sebagainya. Maka, kerap kali TUHAN harus mengatasinya dengan “Memasukkan” kita untuk sementara waktu ke dalam “Pressure Cooker”, yakni
situasi hidup yang sering kita anggap membuat kita stres. Tentu dengan “Takaran Tekanan” yang sudah DIA atur, sehingga tidak akan melebihi kemampuan kita untuk menanggungnya. Cukup kuat untuk “Melunakkan Duri” atau membentuk kita, tapi tidak sampai membuat kita hancur.
Apabila saat ini kita sedang berada dalam situasi yangg tertekan, yang membuat kita stres, jangan menyerah !! Tetaplah beriman kepada-Nya. Bahkan, pakai kesempatan ini untuk merenung dan mencari apa yang DIA ingin kita ubah dalam diri kita. Lalu jalani dengan kesabaran dan ketekunan, Agar melalui proses ini, kita menjadi pribadi yang lebih baik.
=============================================================
Kebiasaan Yang Baik Bisa Menjadi Suatu Kekuatan
Suatu hari rakyat bersorak-sorai menyaksikan kehebatan keahlian memanah seorang panglima yang luar biasa. 100 kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran. Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyelutuk, “Panglima memang pemanah hebat! Tetapi, itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih.” Panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu. Tukang minyak menjawab, “tunggu sebentar!” Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya.Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tsb. Panglima dan rakyat tercengang. Mereka bersorak-sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. Dengan penuh kerendahan hati dan hormat, tukang minyak di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya, “Itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian.”
Dalam kisah ini kita dapat belajar bahwa betapa luar biasanya kekuatan kebiasaan. Habit is a Power!
Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mugkin menjadi mungkin. Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan karakter sukses itu hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti: berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, dan terlebih lagi : keintiman kita dengan Tuhan setiap saat…
Keunggulan terjadi berkat sebuah kebiasaan dan disiplin kegigihan. God Bless You All.
===================================================================
Burung Saja Bekerja
Amsal 12:27 : “Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga”.
Tuhan menjanjikan kepada kita semua pemeliharaan-Nya, burung-burung saja dipelihara apalagi kita yang diciptakan serupa gambar-Nya (Matius 6:26).Tapi itu tidak berarti kita tidak perlu bekerja keras dalam hidup dan mengandalkan berkat Tuhan secara ajaib semata. Burung-burung memang tidak menabur dan menuai, namun mereka bekerja keras sepanjang hari. Tidak percaya?
Berikut sebuah penelitian terhadap aktivitas kehidupan burung-burung:
- Burung Murai, bangun pukul 02.30 pagi kemudian mencari makanan hingga pukul 21.30 (total 19 jam), bolak-balik ke sarang sekitar 200 kali sehari memberi makan kepada anak-anaknya.
- Burung Tikus, bangun pukul 03.00 pagi dan bekerja hingga pukul 21.00 (18 jam). Mereka bisa mengumpulkan rata-rata 400 ekor ulat sehari.
- Burung Hitam, bangun pukul 04.00 pagi dan bekerja hingga pukul 21.00 (17 jam). Bolak-balik ke sarang 100 kali sehari untuk memberi makan anak-anaknya.
Berapa banyak waktu kita bekerja sehari ?
Apa yang anda tabur, itulah yang dituai. Kita tidak bisa berpangku tangan dan hanya berdoa minta Tuhan menurunkan berkat-Nya dari surga secara ajaib.
Ada bagian yang harus kita lakukan dan Tuhan akan melakukan bagian-Nya. Belajarlah dari semangat dan keuletan dari burung-burung tsb…
=========================================================
Anda adalah Pemenangnya
“Camkanlah, hai seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem dan tuanku raja Yosafat, beginilah firman TUHAN kepadamu: Janganlah kamu takut dan terkejut karena laskar yang besar ini, sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. Besok haruslah kamu turun menyerang mereka. Mereka akan mendaki pendakian Zis, dan kamu akan mendapati mereka di ujung lembah, di muka padang gurun Yeruel. Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, danlihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu.” – 2 Tawarikh 20:15-17Sesungguhnya Tuhan itu memiliki karakter yang aneh dan tidak bisa dilogikakan. Ketika ada perang, dan musuh hendak menyerbu kita, maka Tuhan berkata, “Peperangan ini adalah peperangan-Ku,” namun selanjutnya Ia berkata, “Besok kamu yang turun menyerang mereka.”
Aneh kan? Logika-Nya sungguh bukan logika kita. Dalam pikiran dan bayangan saya, Tuhan seperti berkata, “Ayo temani Aku, bosan kalau Aku menang tapi tidak ada teman-teman yang menyoraki dan menyemangati Aku. Nanti semua hasil kemenangan buat kamu saja, sebagai hadiah karena sudah menemani Aku berperang.”
Ayo jangan menolak kalau Tuhan mengajak maju berperang bersama Dia! Karena saat anda bersama Tuhan, Pasti anda keluar sebagai pemenangnya.
=====================================================
Sumber http://www.ceritakristen.org/
Minggu, 22 Januari 2012
Nabi Ku Yesus, Karena Yesus tangan Kanan Allah
.Profil Yesus
Yang menjadi perantara permusuhan antara Allah & Manusia adalah iblis, maka Yesus harus turun ke dunia untuk memulihkan hubungan manusia dengan Allah, maka pada saat Yesus menjadi juruselamat kita hukuman Allah pada manusia dibatalkan, pembatalan hukuman itu tidak secara kolektif tetapi secara pribadi, jika ada 5 orang dalam keluarga semua harus bertobat, sebab Tuhan menciptakan manusia sendiri-sendiri.
Siapa berbuat dosa & tidak mau bertobat, maka ia sendiri yang menanggungnya bukan orang lain;
Yesus memulihkan hubungan Manusia dengan Allah :
- Damai antara Allah dengan Manusia
- Damai antara setiap anggota Jemaat
- Kristus adalah Allah & Ia juga manusia (Yesaya 7:13-14)
- Kristus tidak punya Bapa duniawi
- Kristus lahir dari seorang perawan ( tidak sedikitpun Ia berdosa)
- Hanya orang tanpa dosa yang bisa menolong orang berdosa
- Untuk menyelamatkan manusia Dia harus menjelma sebagai manusia
- Yesus Kristus adalah hadiah terbesar dari Allah bagi orang-orang berdosa
Data Pribadi:
Nama : Yesus KristusTempat lahir : Betlehem
Tanggal lahir : tidak diketahui
Alamat : surga
Hobby : Berdoa, bersekutu, mengajar
Kebangsaan : yahudi
No telp/hp : B E R D O A
Jenis kelamin : laki-laki
Gelar : Immanuel,
Penasehat Ajaib,
Raja Damai,
Bapa yang kekal,
Tuhan,
Yahweh,
Gembala Agung,
Juru Selamat,
Raja Kemuliaan,
Hakim yang adil,
Alfa dan Omega,
Mesias.
Penasehat Ajaib,
Raja Damai,
Bapa yang kekal,
Tuhan,
Yahweh,
Gembala Agung,
Juru Selamat,
Raja Kemuliaan,
Hakim yang adil,
Alfa dan Omega,
Mesias.
Sebutan lainnya : Pokok Anggur, Roti Hidup,Sumber Air Hidup, Anak Domba, Anak Daud, Mempelai Pria.
Murid-murid pertama (12 org) :
1. Simon (petrus),
2. Andreas,
3. Yakobus anak Zebedeus,
4. Yohanes
5. Filipus
6. Bartolomeus
7. Tomas
8. Matius
9. Yakobus anak Alfeus
10. Tadeus
11. Simon orang zelot
12. Yudas iskariot
1. Simon (petrus),
2. Andreas,
3. Yakobus anak Zebedeus,
4. Yohanes
5. Filipus
6. Bartolomeus
7. Tomas
8. Matius
9. Yakobus anak Alfeus
10. Tadeus
11. Simon orang zelot
12. Yudas iskariot
Pengalaman Kuasa :
- Perkawinan di Kana (Yoh 2 , mengubah air menjadi anggur)
- Angin ribut diredakan (Matius 8: 23)
- Orang lumpuh disembuhkan (Matius 9)
- Seorang bisu disembuhkan (Matius 9 : 32)
- Menyembuhkan mata dua orang buta (Matius 9 : 27)
- Menyembuhkan seorang yang sakit kusta (matius 8: 1-4)
- Menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum (Matius 8: 5-13)
- Menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang lain (Matius 8: 14-17)
- Dua orang yang kerasukan disembuhkan (Matius 8: 28-34)
- Menyembuhkan sakit pendarahan (Matius 9:18-26)
- Memberi makan lima ribu orang (Matius 14:13-21)
- Berjalan diatas air (Matius 14: 22-33)
- Menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret (Matius 14: 34-36)
- Menyembuhkan banyak orang sakit (Matius 15: 29-31)
- Memberi makan empat ribu orang (Matius 15: 32-39)
- Menyembuhkan seorang anak muda yang sakit ayan (matius 17:14-21)
- Menyembuhkan dua orang buta (Matius 20:29-34)
- Menyembuhkan seorang tuli (Markus 7:31-37)
- Menyembuhkan seorang buta di Betsaida (Markus 8:22-26)
- Membangkitkan anak muda di Nain (Lukas 7:11-17)
- Kesepuluh orang kusta (Lukas 17:11-19)
- Penyembuhan dikolam Betesda (Yohanes 5:1-18)
- Orang yang buta sejak lahir (Yohanes 9:1-40)
- Lazarus dibangkitkan (Yohanes 11:1-44)
- Perkawinan di Kana (Yoh 2 , mengubah air menjadi anggur)
- Angin ribut diredakan (Matius 8: 23)
- Orang lumpuh disembuhkan (Matius 9)
- Seorang bisu disembuhkan (Matius 9 : 32)
- Menyembuhkan mata dua orang buta (Matius 9 : 27)
- Menyembuhkan seorang yang sakit kusta (matius 8: 1-4)
- Menyembuhkan hamba seorang perwira di Kapernaum (Matius 8: 5-13)
- Menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang lain (Matius 8: 14-17)
- Dua orang yang kerasukan disembuhkan (Matius 8: 28-34)
- Menyembuhkan sakit pendarahan (Matius 9:18-26)
- Memberi makan lima ribu orang (Matius 14:13-21)
- Berjalan diatas air (Matius 14: 22-33)
- Menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret (Matius 14: 34-36)
- Menyembuhkan banyak orang sakit (Matius 15: 29-31)
- Memberi makan empat ribu orang (Matius 15: 32-39)
- Menyembuhkan seorang anak muda yang sakit ayan (matius 17:14-21)
- Menyembuhkan dua orang buta (Matius 20:29-34)
- Menyembuhkan seorang tuli (Markus 7:31-37)
- Menyembuhkan seorang buta di Betsaida (Markus 8:22-26)
- Membangkitkan anak muda di Nain (Lukas 7:11-17)
- Kesepuluh orang kusta (Lukas 17:11-19)
- Penyembuhan dikolam Betesda (Yohanes 5:1-18)
- Orang yang buta sejak lahir (Yohanes 9:1-40)
- Lazarus dibangkitkan (Yohanes 11:1-44)
Prinsip hidup :
1. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap kekuatanmu, segenap jiwamu dan segenap akal budimu.
2. Kasihilah manusia seperti dirimu sendiri
1. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap kekuatanmu, segenap jiwamu dan segenap akal budimu.
2. Kasihilah manusia seperti dirimu sendiri
Misi Hidup : Mati untuk menebus dosa manusia
Yesus nabiku,bukan tuhanku
Injil tidak menghapus hukum taurat(kitab perjanjian)
yesus adalh rasul,bukan tuhan.dan saya mengimaninya.
Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13… 17:3,8,23,25.
Yesus membawa damai dan keselematan.
Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
Tuhan itu ESA(SATU) bukan tiga(trinitas)
Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).
Saya mengimani yesus sebagai nabi,bukan tuhan,jangan sembah yesus,dia hanya juru selamat.sembahlah Allah SWT,dialah pemilik segalanya.
Allahu Akbar
yesus adalh rasul,bukan tuhan.dan saya mengimaninya.
Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13… 17:3,8,23,25.
Yesus membawa damai dan keselematan.
Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
Tuhan itu ESA(SATU) bukan tiga(trinitas)
Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).
Saya mengimani yesus sebagai nabi,bukan tuhan,jangan sembah yesus,dia hanya juru selamat.sembahlah Allah SWT,dialah pemilik segalanya.
Allahu Akbar
Apakah Yesus Memiliki Sifat-sifat Tuhan?
PengantarPerjanjian Lama memberikan banyak mengenai sifat-sifat Tuhan. Tuhan dijelaskan sebagai: Maha Hadir, Maha Tahu, Maha Kuasa, kekal dan tak berubah. Ia mengasihi, kudus, benar, bijaksana dan adil.
Yesus menyatakan diri sebagai Tuhan. Namun apakah Ia memiliki sifat-sifat ketuhanan ini? Jika kita memeriksa dengan teliti, apakah Ia sesuai dengan sketsa Tuhan yang kita temukan di bagian-bagian Alkitab yang lain?
Sebagai contoh, ketika Yesus menyampaikan Khotbah di Bukit, di sebuah bukit di luar Kapernaum, pada saat yang bersamaan Ia tidak berdiri di Jalan Utama Yerikho; Jadi dalam pengertian apa Ia disebut Maha Hadir?
Bagaimana Ia dapat disebut Maha Tahu jika dalam Markus 13:32 Ia mengakui bahwa Ia tidak mengetahui kedatangan-Nya yang kedua kali?
Jika Ia kekal adanya, mengapa Kolose 1:15 menyebut-Nya: 'yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan'?
Yesus Mengampuni Dosa
Apa yang Ia katakan atau Ia lakukan, yang meyakinkan Anda bahwa Yesus adalah Tuhan?Seseorang dapat menunjuk pada hal-hal seperti mujizat-mujizat-Nya, tetapi orang lain juga melakukan mujizat-mujizat, jadi meskipun ini bisa memberikan indikasi, ini tidak menentukan. Tentu saja, Kebangkitan adalah pembenaran puncak identitas-Nya. Dari banyak hal yang Ia lakukan, yang paling menyolok adalah pengampunan-Nya atas dosa.
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah."
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu - "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Dan orang itupun bangun lalu pulang.
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.
(Matius 9:2-8)
Jika Anda melakukan sesuatu yang melukai saya, saya memiliki hak untuk mengampuni Anda. Tetapi jika Anda melukai saya dan seseorang lain datang menimbrung dan berkata, 'Aku mengampuni', kelancangan macam apa itu?
Satu-satunya orang yang dapat mengatakan hal semacam itu dengan penuh makna adalah Tuhan sendiri, karena dosa, bahkan jika dilakukan terhadap orang lain, pertama-tama dan terutama adalah suatu penentangan terhadap Tuhan dan hukum-hukum-Nya. Jelas di sini Yesus melakukan pekerjaan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya Allah yang mempunyai hak untuk melakukannya.
Ketika Daud berdosa dengan melakukan perzinahan dan mengatur kematian suami wanita itu, akhirnya ia berkata kepada Tuhan dalam Mazmur 51:6, "Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan yang Kau anggap jahat". Daud mengakui, bahwa meskipun ia telah berbuat salah kepada orang-orang, pada akhirnya ia berdosa terhadap Tuhan yang menciptakannya dan Tuhan perlu mengampuninya.
Yesus tidak hanya mengampuni dosa, namun juga Ia tidak berdosa. Dan tentu saja ketidakberdosaan merupakan sifat ketuhanan.
Pengosongan Diri
Bagaimana Yesus bisa Maha Hadir, jika Ia tidak dapat berada di dua tempat secara bersamaan? Bagaimana Ia bisa Maha Tahu, jika Ia berkata, 'Bahkan Anak Manusia pun tidak tahu jamnya Ia datang kembali'? Bagaimana Ia bisa Maha Kuasa sedangkan Injil-injil dengan terus terang memberitahu kita bahwa Ia tidak mampu mengadakan banyak mujizat di kampung halaman-Nya?Dalam Filipi 2:5-7 dijelaskan:
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Yesus telah mengosongkan diri-Nya dalam penggunaan independen sifat-sifat-Nya. Ia berfungsi sebagai Tuhan ketika Bapa memberi-Nya persetujuan untuk melakukannya.
Pengosongan diri Yesus akan pemakaian independen sifat-sifat-Nya menjelaskan kepada kita mengapa dalam beberapa kasus Ia tidak mempertunjukkan kemahakuasaan, kemahatahuan, kemahahadiran dalam keberadaan-Nya di bumi, bahkan meskipun Perjanjian Baru dengan jelas menyebutkan bahwa semua kualitas ini pada akhirnya memang benar dimiliki-Nya.
Pencipta atau Diciptakan?
Ada ayat yang mengisyaratkan bahwa Yesus adalah makhluk yang diciptakan, misalnya Kolose 1:15 mengatakan bahwa Ia adalah 'yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan'. Tidakkah ini dengan jelas mengimplikasikan bahwa Yesus diciptakan, berlawanan dengan keberadaan sebagai Pencipta?Dalam Perjanjian Baru, anak sulung, normalnya menerima bagian tanah yang terbesar, atau anak sulung akan menjadi raja dalam kasus sebuah keluarga kerajaan. Anak sulung dengan demikian adalah yang pada akhirnya memiliki semua hak dari ayah.
Pada abad kedua sebelum Kristus, ada tempat-tempat di mana kata 'sulung' tidak lagi mengandung makna yang pertama diperanakkan atau dilahirkan, namun memuat gagasan kewenangan yang disertai dengan posisi sebagai pewaris yang berhak. Pengertian itulah yang diterapkan kepada Yesus.
Jika Anda hendak mengutip Kolose 1:15, Anda harus tetap mempertahankannya dalam konteks dengan melanjutkannya ke Kolose 1:19, 'Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia'.
Jadi istilah 'sulung' tidak dapat meniadakan kekekalan Yesus, karena itu adalah bagian dari memiliki kepenuhan Allah.
Dalam Yohanes 1:3 dikatakan Yesus adalah pencipta: 'Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.'
Guru yang Baik
Dalam Markus 10:17-18 dikisahkan ada seorang yang bertanya, 'Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?'
kemudian Yesus menjawab, 'Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja'.
Tidakkah Ia menyangkali ketuhanan-Nya dengan mengatakan seperti itu?
Tidak. Ia sedang membuat orang berhenti dan berpikir tentang apa yang Ia katakan: Engkau mengatakan Aku baik, hanya untuk kesopanan, ataukah karena kamu tahu siapa Aku? Apakah engkau benar menganggap Aku memiliki sifat yang seharusnya hanya dimiliki Tuhan? Justru di sinilah Yesus menyatakan diri-Nya Allah.
Bapa Lebih Besar daripada Aku
Yesus berkata dalam Yohanes 14:28, 'Bapa lebih besar daripada Aku' .
Apakah ini berarti Yesus kurang daripada Tuhan?
Murid-murid meratap karena Yesus berkata bahwa Ia akan pergi. Dalam Yohanes 14:28, Yesus berkata 'Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku'. Ini artinya Yesus akan kembali ke kemuliaan yang adalah milik-Nya.
Dalam Yohanes 17:5, Yesus berkata, 'Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada', yang artinya 'Bapa lebih besar dari Aku'.
Yesus berada dalam batasan-batasan inkarnasi, Ia sedang menuju ke salib, Ia sedang menuju ke kematian, namun Ia sedang akan kembali kepada Bapa dan kepada kemuliaan yang Ia miliki bersama Bapa sebelum dunia ada.
Ketika saya berkata 'Presiden Indonesia' lebih besar dari saya, tidak berarti dia punya sifat/esensi lebih besar dari saya. Ia lebih besar dalam kapasitas politik dan sambutan publik, tetapi ia tidak lebih daripada saya sebagai manusia.
Andaikata saya naik ke mimbar dan berkhotbah dan berkata 'Dengan sungguh-sungguh saya menyatakan kepada Anda sekalian bahwa Bapa lebih besar daripada saya', itu adalah suatu perkataan yang agak konyol karena semua orang tahu dengan jelas.
Pernyataan ini akan menjadi bermakna jika yang dibandingkan adalah 2 pribadi yang setara, dalam hal ini Yesus dan Bapa. Dalam hal ini justru jelas bahwa Yesus adalah setara dengan Bapa.
Menyesuaikan Sketsa Tuhan
Dalam Perjanjian Baru semua atribut Tuhan ditemukan dalam diri Yesus Kristus:
Sebagai contoh, ketika Yesus menyampaikan Khotbah di Bukit, di sebuah bukit di luar Kapernaum, pada saat yang bersamaan Ia tidak berdiri di Jalan Utama Yerikho; Jadi dalam pengertian apa Ia disebut Maha Hadir?
Bagaimana Ia dapat disebut Maha Tahu jika dalam Markus 13:32 Ia mengakui bahwa Ia tidak mengetahui kedatangan-Nya yang kedua kali?
Jika Ia kekal adanya, mengapa Kolose 1:15 menyebut-Nya: 'yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan'?
Yesus Mengampuni Dosa
Apa yang Ia katakan atau Ia lakukan, yang meyakinkan Anda bahwa Yesus adalah Tuhan?Seseorang dapat menunjuk pada hal-hal seperti mujizat-mujizat-Nya, tetapi orang lain juga melakukan mujizat-mujizat, jadi meskipun ini bisa memberikan indikasi, ini tidak menentukan. Tentu saja, Kebangkitan adalah pembenaran puncak identitas-Nya. Dari banyak hal yang Ia lakukan, yang paling menyolok adalah pengampunan-Nya atas dosa.
Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah."
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu - "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
Dan orang itupun bangun lalu pulang.
Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.
(Matius 9:2-8)
Jika Anda melakukan sesuatu yang melukai saya, saya memiliki hak untuk mengampuni Anda. Tetapi jika Anda melukai saya dan seseorang lain datang menimbrung dan berkata, 'Aku mengampuni', kelancangan macam apa itu?
Satu-satunya orang yang dapat mengatakan hal semacam itu dengan penuh makna adalah Tuhan sendiri, karena dosa, bahkan jika dilakukan terhadap orang lain, pertama-tama dan terutama adalah suatu penentangan terhadap Tuhan dan hukum-hukum-Nya. Jelas di sini Yesus melakukan pekerjaan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya Allah yang mempunyai hak untuk melakukannya.
Ketika Daud berdosa dengan melakukan perzinahan dan mengatur kematian suami wanita itu, akhirnya ia berkata kepada Tuhan dalam Mazmur 51:6, "Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan yang Kau anggap jahat". Daud mengakui, bahwa meskipun ia telah berbuat salah kepada orang-orang, pada akhirnya ia berdosa terhadap Tuhan yang menciptakannya dan Tuhan perlu mengampuninya.
Yesus tidak hanya mengampuni dosa, namun juga Ia tidak berdosa. Dan tentu saja ketidakberdosaan merupakan sifat ketuhanan.
Pengosongan Diri
Bagaimana Yesus bisa Maha Hadir, jika Ia tidak dapat berada di dua tempat secara bersamaan? Bagaimana Ia bisa Maha Tahu, jika Ia berkata, 'Bahkan Anak Manusia pun tidak tahu jamnya Ia datang kembali'? Bagaimana Ia bisa Maha Kuasa sedangkan Injil-injil dengan terus terang memberitahu kita bahwa Ia tidak mampu mengadakan banyak mujizat di kampung halaman-Nya?Dalam Filipi 2:5-7 dijelaskan:
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Yesus telah mengosongkan diri-Nya dalam penggunaan independen sifat-sifat-Nya. Ia berfungsi sebagai Tuhan ketika Bapa memberi-Nya persetujuan untuk melakukannya.
Pengosongan diri Yesus akan pemakaian independen sifat-sifat-Nya menjelaskan kepada kita mengapa dalam beberapa kasus Ia tidak mempertunjukkan kemahakuasaan, kemahatahuan, kemahahadiran dalam keberadaan-Nya di bumi, bahkan meskipun Perjanjian Baru dengan jelas menyebutkan bahwa semua kualitas ini pada akhirnya memang benar dimiliki-Nya.
Pencipta atau Diciptakan?
Ada ayat yang mengisyaratkan bahwa Yesus adalah makhluk yang diciptakan, misalnya Kolose 1:15 mengatakan bahwa Ia adalah 'yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan'. Tidakkah ini dengan jelas mengimplikasikan bahwa Yesus diciptakan, berlawanan dengan keberadaan sebagai Pencipta?Dalam Perjanjian Baru, anak sulung, normalnya menerima bagian tanah yang terbesar, atau anak sulung akan menjadi raja dalam kasus sebuah keluarga kerajaan. Anak sulung dengan demikian adalah yang pada akhirnya memiliki semua hak dari ayah.
Pada abad kedua sebelum Kristus, ada tempat-tempat di mana kata 'sulung' tidak lagi mengandung makna yang pertama diperanakkan atau dilahirkan, namun memuat gagasan kewenangan yang disertai dengan posisi sebagai pewaris yang berhak. Pengertian itulah yang diterapkan kepada Yesus.
Jika Anda hendak mengutip Kolose 1:15, Anda harus tetap mempertahankannya dalam konteks dengan melanjutkannya ke Kolose 1:19, 'Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia'.
Jadi istilah 'sulung' tidak dapat meniadakan kekekalan Yesus, karena itu adalah bagian dari memiliki kepenuhan Allah.
Dalam Yohanes 1:3 dikatakan Yesus adalah pencipta: 'Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.'
Guru yang Baik
Dalam Markus 10:17-18 dikisahkan ada seorang yang bertanya, 'Guru yang baik, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?'
kemudian Yesus menjawab, 'Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja'.
Tidakkah Ia menyangkali ketuhanan-Nya dengan mengatakan seperti itu?
Tidak. Ia sedang membuat orang berhenti dan berpikir tentang apa yang Ia katakan: Engkau mengatakan Aku baik, hanya untuk kesopanan, ataukah karena kamu tahu siapa Aku? Apakah engkau benar menganggap Aku memiliki sifat yang seharusnya hanya dimiliki Tuhan? Justru di sinilah Yesus menyatakan diri-Nya Allah.
Bapa Lebih Besar daripada Aku
Yesus berkata dalam Yohanes 14:28, 'Bapa lebih besar daripada Aku' .
Apakah ini berarti Yesus kurang daripada Tuhan?
Murid-murid meratap karena Yesus berkata bahwa Ia akan pergi. Dalam Yohanes 14:28, Yesus berkata 'Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku'. Ini artinya Yesus akan kembali ke kemuliaan yang adalah milik-Nya.
Dalam Yohanes 17:5, Yesus berkata, 'Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada', yang artinya 'Bapa lebih besar dari Aku'.
Yesus berada dalam batasan-batasan inkarnasi, Ia sedang menuju ke salib, Ia sedang menuju ke kematian, namun Ia sedang akan kembali kepada Bapa dan kepada kemuliaan yang Ia miliki bersama Bapa sebelum dunia ada.
Ketika saya berkata 'Presiden Indonesia' lebih besar dari saya, tidak berarti dia punya sifat/esensi lebih besar dari saya. Ia lebih besar dalam kapasitas politik dan sambutan publik, tetapi ia tidak lebih daripada saya sebagai manusia.
Andaikata saya naik ke mimbar dan berkhotbah dan berkata 'Dengan sungguh-sungguh saya menyatakan kepada Anda sekalian bahwa Bapa lebih besar daripada saya', itu adalah suatu perkataan yang agak konyol karena semua orang tahu dengan jelas.
Pernyataan ini akan menjadi bermakna jika yang dibandingkan adalah 2 pribadi yang setara, dalam hal ini Yesus dan Bapa. Dalam hal ini justru jelas bahwa Yesus adalah setara dengan Bapa.
Menyesuaikan Sketsa Tuhan
Dalam Perjanjian Baru semua atribut Tuhan ditemukan dalam diri Yesus Kristus:
- Maha Tahu
Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu. (Yohanes 16:30) - Maha Hadir
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir jaman. (Matius 28:20) - Maha Kuasa
Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. (Matius 28:18) - Kekekalan
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (Yohanes 1:1) - Tidak Berubah
Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. (Ibrani 13:8)
Yesus mengatakan dalam Yohanes 14:7, 'Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku'.
Artinya, 'Bila kamu melihat sketsa Tuhan dari Perjanjian Lama, kamu akan melihat hal itu di dalam Aku'.
Gambar pengguhah Hati: By : David
Langganan:
Postingan (Atom)


















